Berat Badan Anak

Dalam kehidupan berumah tangga tentunya kesehatan anak adalah salah satu hal yang selalu mendapat perhatian khusus. Apalagi jika anak tersebut adalah anak pertama dari pasangan yang baru saja menikah tentu akan selalu mendapat perhatian khusus dari seluruh anggota keluarganya. Berbicara tentang kesehatannya biasanya sangat berkaitan juga dengan berat badan anak tersebut. Tidak heran jika setiap bulannya anak balita diwajibkan menimbang berat badannya ke Posyandu.

perkembangan makan anak

Posyandu merupakan tempat pemeriksaan anak balita serta lansia yang wajib diperiksa setiap bulannya. Dengan begitu perkembangan anak selalu terkontrol untuk mencegah adanya balita yang mengalami kurang gizi. Jika ada juga pastinya anak tersebut akan dirujuk ke tempat kesehatan yang lebih besar guna mendapatkan penanganan yang lebih baik. Pastinya semua orang tua juga sangat khawatir jika berat badan anaknya berada di bawah garis merah pada buku pemeriksaan.

Saya juga termasuk seorang ibu yang sering mengkhawatirkan berat badan anak saya karena terlihat kecil. Mungkin karena faktor keturunan juga kebetulan saya dan suami mempunyai badan yang kecil sehingga anak saya juga demikian. Untungnya meskipun badannya kecil namun berat badannya berada di atas garis merah jadi masih aman. Saya juga selalu bertanya-tanya pada Dokter apakah anak saya sehat atau tidak? Dan untungnya semua menilai jika meskipun badannya kecil tetapi anak saya sehat.

Memang jika berat badanya dibandingkan dengan anak lain seusianya ada perbedaan namun itu bukan berarti anak tidak sehat. Yang penting kesehatan anak terjaga dan berkembang sesuai dengan umurnya serta jarang sakit. Untuk membantu menambah berat badannya tentunya saya harus pintar merayu dia agar bisa makan lebih banyak dari biasanya. Yang perlu diperhatikan jangan sampai memaksa jika memang anaknya belum mau karena bisa mengganggu penjiwaan anak tersebut karena merasa tertekan.

One thought on “Berat Badan Anak

Post Comment

CommentLuv badge