Blogger dan Kesehariannya

Sebagai seorang -yang ngakunya- pengangguran blogger, meski tidak terikat dengan jam kerja, juga harus memiliki kegiatan yang terjadwal. Hal ini dimaksudkan agar target atau visi yang diinginkan bisa tercapai dari kegiatan menganggur ngeblog-nya. Jangan mentang-mentang tidak ada bos, lantas bersantai ria. Bukan hanya tingkat produktivitas menulis yang menurun, juga terkadang membuat terlena jika tidak ada jadwal yang ingin dikerjakan.

Idealnya, meski sudah berstatus pengangguran, tetap saja mulai “bekerja” (baca: membuka laptop) sesuai jam kerja orang kantor; jam 8 pagi misalnya. Sebisa mungkin menghindari yang namanya begadang. Begadang boleh aja sih, asal ada perlunya (macam lagu dangdut). Jam istirahat pun bisa ditetapkan, misalnya jam 12 siang atau jam 1 siang. Berapa lama? 1 jam? 30 menit? Mana yang menurut kita enak saja. Kalau lagi rajin, mungkin 30 menit cukup. Kalau rada malas, mungkin 1 jam 😀

Terlepas dari hal tersebut, tetap tidak boleh terlewat yang namanya makan tepat waktu. Saya pribadi memiliki masalah dengan yang namanya makan ini. Kadang bingung memikirkan apa resep menu masakan hari ini. Sebab, maklum saja, saya tidak mengkonsumsi makanan dengan lauk pauk berjenis ikan; ikan apa saja. Saya lebih menyukai tempe, telur, daging atau ayam dada goreng. Akibatnya, badan ga pernah gemuk-gemuk (kalau tidak ingin disebut kurus 😆 ).

blogger jangan lupa makan
Foto: womensweb.in

Padahal, saya ini orang kesehatan (Apoteker) yang mengetahui dengan pasti manfaat makan tepat waktu. Namun terkadang, terlalu asyik di depan laptop membuat lupa. Sarapan yang paling sering terlewat karena terlalu fokus tiba-tiba udah siang aja. Alhasil, makan pagi merangkap makan siang. Sungguh sebuah tindakan yang tidak patut ditiru rekan-rekan blogger sekalian.

Sehari-hari saya selalu ada “misi” yang harus dijalankan. Masing-masing hari berbeda tujuannya. Misalnya hari senin, hari di mana saya menganalisa data metrik dari sekian banyak blog yang dikelola kemudian menuliskan hasil evaluasinya. Selasa-nya, adalah tindak lanjut dari hasil evaluasi di hari senin. Rabu adalah hari khusus untuk belajar, bisa belajar hal baru atau mempelajari data evaluasi. Kamis dikhususkan untuk menerapkan apa yang dipelajari pada hari rabu. Jumat adalah hari blogwalking ke beberapa rekan narablog, selain untuk meningkatkan diversity backlink, juga untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama blogger. Sedangkan sabtu dan minggu saya “meliburkan” diri untuk bermain atau jalan-jalan bersama anak-anak dan isteri.

Acuan hari tersebut tidak baku. Maksudnya, jika ada yang urgent dan mendesak, bisa didahulukan. Jika ada kopdar dengan kawan-kawan blogger juga biasanya menyesuaikan, bisa sore, bisa malam. Yang terpenting, karena kegiatan ngeblog ini rata-rata menghabiskan waktu dengan duduk-duduk saja, jangan lupa untuk selalu makan makanan yang bergizi serta rajin berolahraga agar badan tetap bugar dan sehat sehingga, harapannya mencari rezeki yang berkah di dunia maya pun akan semakin bersemangat.

Bagaimana dengan sobat? Sudahkan menerapkan pola hidup blogger yang sehat? Boleh berbagi di kolom komentar bagaimana sobat menjalani kesehariannya sebagai blogger 🙂

One thought on “Blogger dan Kesehariannya


Post Comment

CommentLuv badge