Film (?) Tanda Tanya itu…

Rintik hujan yang jatuh satu-satu (untung ga jatuh rame-rame), mengiringi perjalananku. Niatnya satu: Nonton film Hanung Bramantyo yang berjudul (?). Film (?) Tanda Tanya itu… bercerita tentang keberagaman dan toleransi antar umat beragama dan suku bangsa yang ada di Indonesia.

Alur cerita menarik, seperti cerita yang mengambarkan keseharian keluarga Muslim, Keluarga Nasrani, Cina hingga ke individu yang semula beragama Islam kemudian memeluk agama kristen. Interaksi antar individu berbeda agama dan suku tersebut dituangkan dalam cerita kehidupan yang mungkin sudah sering Anda lihat di sekitar Anda.

Jika ditelisik, keberagaman dan toleransi merupakan 2 hal yang tidak bisa dipisahkan satu-sama lain. Jika keberagaman tanpa toleransi, tentu yang muncul nanti hanya ego masing-masing. Akan tetapi, dengan adanya toleransi, keberagaman dituntut untuk menghargai dan menghormati perbedaan itu sendiri.

Tidak ada satupun Agama di dunia yang mengajarkan kekerasan

Meski film produksi Mahaka Pictures dan Dapur Film ini serentak tayang pada 7 April 2011, saya pribadi baru saja menontonnya kemarin. Saya berpendapat bahwa Film dengan penonton SAMA. Sama dalam artian beragam namun tetap bertoleransi. Bukankah kalau menonton di bioskop kita tidak boleh ribut? Itu salah satu bentuk toleransi 🙂

Film (?) Tanda Tanya
Film (?) Tanda Tanya

Film yang ke-14; yang disutradarai oleh Hanung Bramantyo memiliki setting tempat yang benar-benar mengambarkan keberagaman. Seperti Mesjid, Gereja dan Klenteng yang letaknya tidak berjauhan, dan para penganutnya memiliki hubungan satu sama lain.

Film berdurasi 100 menit ini mendapat tepuk tangan meriah diakhir pemutaran. Mungkin penonton tersentuh dengan alur ceritanya. Banyak adegan lucu, banyak pula adegan yang membuat jantung serasa ingin meledak.

Trailer / Cuplikan Film Tanda Tanya

Anda sudah menontonnya? Anda bisa juga melihat-lihat informasinya di Situs resminya: Film Tanda Tanya 😉

29 komentar pada “Film (?) Tanda Tanya itu…

  1. wah saya baru tau malah mas tentang film ini. maklum jarang nonton ke bioskop. ngebaca ceritanya, kyknya alur filnya menarik. kpn2 klo uda keluar DVDnya nonton ah…

    makasih infonya mas 🙂

  2. situsonline dofollwo · Edit

    Jujur aku ga pernah nonton,Namun harapan kita semua apa yang di tayangkan di film? itu tidak memojokan atau melakukan pelecehan kpd orng lain,apa lgi yang namanya SARA

  3. service ac jakarta · Edit

    waktu premiernya kemaren diajak temen sih cuman pas banget gak bisa, dulu sebelumnya dah sempet baca reviewnya menarik sih, kira" ada kesempatan buat ntn lagi gak yah?

  4. @ALL
    Film ini memang kontroversial. Namun, bagaimanapun, penilaian seseorang berbeda-beda. Saya sendiri memang melihat sisi negatif-nya, hanya saja, saya lebih suka mengambil manfaat positif-nya. Mudah-mudahan bermanfaat, begitu pikir saya 🙂

    Terimakasih sudah meluangkan waktunya untuk membaca tulisan di blog butut saya ini.

    Maaf belum bisa membalas satu per satu. Tapi, saya "menghargai" komentar Anda dengan link DOFOLLOW dan CommentLuv (untuk tulisan terbaru) yang juga dofollow 🙂

    Salam :dance:

  5. pakaian anak muslim · Edit

    kenapa ya pilem " ? " ini ??? aku belon nonton sih, tapi kalo liat trailer dan jalan ceritanya kalo menurutku apa yg mau disampaikan hanung terlalu berlebihan.

  6. Kata Adian Husaini -beliau sudah menonton filmnya-, film ini mengusung ide pluralisme yang menyesatkan, sekaligus memberikan gambaran yang tidak tepat terhadap umat Islam.

    Saya sendiri belum menontonnya, namun jika film ini benar-benar mengusung ide pluralisme, rasanya film ini layak mendapatkan 'kritik'.

    Oh ya, di blog saya, saya ada menulis sedikit tentang pluralisme. Jika berkenan, silakan berkunjung.

  7. dimana mana pasti ada dua sisi, pro dan kontra, positif dan negatif.yg terpentng adalah kta bs menyikapinya dg dewasa dan kepala dingin.Jd pengen nonton nih

  8. toleransi terhadap keberagaman bukan berarti harus mengorbankan keyakinan dan aqidah kita gan, ane sependapat dengan tulisan adian husaini dalam mengkritisi orang2 yang seide dengan JIL kayak Hanung ini, simak aja di blog hxxp://www.adianhusaini.com/

  9. Dear ALL..

    Terimakasih untuk komentar-komentarnya yang sangat berbobot. Seperti yang saya bilang, saya hanya mengungkapkan -apa yang menurut saya- hal positif dari yang saya tonton.

    Mengenai masalah keyakinan, aqidah, pluralisme dll, terus terang, saya tidak berkompeten untuk membahasnya dalam tulisan di atas 🙂 Sehingga, saya hanya menulis pendapat pribadi saja. Saya suka dengan cerita keragamannya, hanya itu.

    Meski ada beberapa yang tidak saya suka di film ini (seperti Islam yang pindah agama), namun sekali lagi, saya tidak memiliki hak dan ilmu yang memadai untuk "memvonis" hal tersebut.

    Tapi, begitulah sebuah film. Selalu ada 2 sisi layaknya uang logam. Tinggal bagaimana si penonton menyikapinya.

    Komentar ini bukannya ingin bilang film itu bagus; saya hanya ingin bilang bahwa "keberagaman" yang diangkat bagus. This is it 🙂

    Mari menambahkan, inilah fungsinya kolom komentar 😉 Saya suka membaca pendapat pengunjung yang kebetulan membaca di blog butut saya ini 🙂

    Terimakasih karena telah meluangkan waktu untuk membaca dan memberi opini. Halaman ini pun bukti keberagaman Indonesia 🙂 I Love it!

  10. ah..biasa aj..g istimewa…ini pinter2 nya hanum aja cari duit…dia mengangkat isu yang emang menjual…seperti biasa isinya dangkal,skenarionya dah bisa di tebak..cuma cari duit dan sensasi…

  11. Waw , filmnya mantap tuh gan ! perlu bgt bua org indonesia yG lg haus akan hal" kyk persatuan gt , ni kn jaman"nya ngebom , anarkisme, bakar"an , , ,mdahan low nntn film tu jd sadar , ! Indonesia cinta Damaaiii !

    Jgn lupa visit k blogku yahh ! bl0gnya-blogger.blogspot.com . Tukeran Link , , , yukkkzz . . .

  12. Benarkah "?" membawa misi perdamaian? SOalnya ada pihak yang merasa dimarjinalkan oleh film tersebut. Selain itu, sudah benarkah pemahaman hanung semdiri tentang semua pelaku yang dibuat dalam film "?" ini?

  13. Hanung, parah abis sih ya…

    Ini film tentang persamaan Tuhan kan maksud elu? Hahaha.

    Kok jalan pikiran Hanung agak aneh ya? Twisted. Dan nggak perlu diangkat ke layar lebar.

Comments are closed.