Inspiring Seller Tokopedia Sambangi Tanah Borneo

Ahyari.Net – Banjarmasin menjadi salah satu kota -dari 10 kota besar- yang disambangi oleh roadshow Tokopedia di Indonesia pada 18 November 2015 kemarin. Roadshow ini berisi talk show Ciptakan Peluangmu dan Workshop.

Ini merupakan kali pertama Tokopedia menyelenggarakan roadshow di “Tanah Borneo”. Kami melihat Banjarmasin memiliki potensi yang sama besar dengan kota-kota lain di Indonesia. Masyarakat Banjarmasin pasti juga mampu menciptakan peluang mereka sendiri dan membawa perubahan bagi lingkungan sekitarnya, tutur Public Relations Tokopedia Siti Fauziah (Puji) di Hotel Golden Tulip Banjarmasin.

sudah cek Tokopedia belum?

Konon, saat di Banjarmasin kemarin, Tokopedia mendatangkan komika (stand up comedian) Ernest Prakasa, serta pembicara dua orang Inspiring Seller Tokopedia, yakni Rahajeng Dyah Savitri (Ajeng) dan Abdurrahim (Aim).

Puji kembali menuturkan

Perempuan m uda yang berani berkarya dan membawa perubahan bagi lingkungan sekitar, itulah Rahajeng Dyah Savitri.

Yup, Ajeng (sapaan akrab Rahajeng Dyah Savitri) bersama bisnisnya “Radysa Organizer” yang terus naik daun mampu membuat lapangan kerja baru untuk masyarakat sekitarnya.

Perempuan lajang berusia 21 tahun tersebut mengawali bisnis onlinenya berupa produk organizer yang berasal dari hobinya. Dia mengaku memiliki passion tersendiri terhadap kerajinan tangan terutama organizer. Meski masih berstatus mahasiswi di salah satu perguruan tinggi tidak menjadikannya untuk terus mengembang dan menjalankan bisnis yang pemasaran produknya via Tokopedia sebagai online marketplace. Hingga saat ini, Ajeng telah menarik hati perusahaan besar untuk menjadi pelanggannya yang loyal. Ketika ditanya berapa rata-rata produk yang terjual dalam sebulan, Ajeng menjawab sekitar 5000an produk. WOW! Rata-rata harga 1 produknya adalah 45ribu Rupiah, berarti sebulan omset Ajeng adalah sekitar 200JUTA LEBIH!!!

Yang lebih hebat, Ajeng ini ternyata juga berjiwa sosial. Ia rajin melakukan kegiatan sosial seperti berbagi sembako gratis serta senam bersama ibu-ibu di lingkungannya. Ajeng berkata:

Selalu mengucap syukur dan membantu orang lain adalah kunci dalam bisnis saya.

Inspiring Seller yang kedua adalah Abdurrahim yang berumur 28 tahun. Lelaki yang kerap disapa Aim ini memutuskan untuk berhenti menjadi guru fisika di salah satu SMA di Bandung untuk menjadi wirausahawan online. Ia lebih memilih mengejar passion entrepreneurship-nya.

Awal mula Aim terjun berawal dari seorang teman memakai sweater rajutan yang menurut penglihatannya cukup unik. Ia lalu bertemu dengan produsen sweater tersebut serta mempunyai kesempatan untuk berbincang lebih jauh tentang hal terkait proses produksi sweater rajut tersebut.

Setelah dirasa ilmu yang diperolehnya cukup, Aim langsung action untuk mendirikan bisnis miliknya sendiri.

Awalnya saya menjual produk saya secara offline, namun pasarnya ternyata begitu terbatas.

Melihat terbatasnya gerak promosinya, Aim mulai melirik bisnis online untuk melebarkan jangkauan bisnisnya.

Di era modern ini, sepertinya internet sudah menjadi rumah kedua bagi kebanyakan orang di dunia untuk kegiatan teknologi, bisni, hingga pendidikan sekalipun.

Pada akhirnya, Aim bertemu dengan situs Tokopedia dan menggunakannya agar produk sweater rajutannya bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas.

Ajeng dan Aim ini hanya segelintir contoh seller yang berhasil menciptakan peluangnya bersama Tokopedia.

Kami berharap, mereka mampu menginspirasi ratusan warga Banjarmasin yang hadir dalam talk show, tutup Puji.

Kisah dua seller top Tokopedia ini berhasil membius peserta talkshow yang hadir. Talkshow yang sangat inspiratif, kagum salah satu peserta yang duduk di sebelah.

Tokopedia Roadshow Banjarmasin didukung oleh JNE dan Smartfren.

11 komentar pada “Inspiring Seller Tokopedia Sambangi Tanah Borneo


        1. Minggu ini formatnya talkshow klo om.. Lun beolah presentasi, sekalinya kada kayaitu jar formatnya.. Takutannya urang banyak salah kaprah.. Ini lain workshop.. Jadi ngarannya bapandiran, lun tergantung penanya aja.. Karena waktu yang singkat, jelas kada kawa sampai ke teknis.. Makanya jar lun buhan pian nang sudah suhu-suhu ni baik kada usah umpat.. wkwkwk.. Kecuali handak besilaturahmian kita 😉

          Reply
  1. Saya jadi terinspirasi, tp saya pengen tanya sama admin kira kira membuat berita tentang tokopedia seperti ini dapet duit dari tokopedia gaak mas hehe maaf rada ga sopan bahas duit 🙂

    Reply

Post Comment

CommentLuv badge