Liwet Neng Geulis, Sebuah Inovasi Kuliner Alumni IPB

Seiring dengan kemajuan zaman, kuliner pun hadir kian beragam dengan inovasi-inovasi baru yang menghasilkan cita rasa unik baik dalam kemasan maupun kondisi segar. Salah satunya inovasi ciptaan Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB), Betty Verawaty yang sudah mencuri hati pecinta kuliner. Betty membuat nasi liwet instan dengan brand Liwet Neng Geulis. Bisnis nasi liwet instan ini berangkat dari bisnis rumahan dan didirikan sejak tahun 2012.

“Liwet instan merupakan inovasi dari cara memasak beras dengan cara yang lebih simple dari biasanya sehingga dapat mempermudah orang untuk memasak nasi liwet tanpa harus bersusah payah menyiapkan beras dan menyiapkan bumbu. Dengan mengusung kuliner tradisional yang dikemas secara modern, nasi liwet tidak hanya bisa dinikmati di restoran penyedia nasi liwet, tetapi bisa dinikmati setiap orang dengan cara memasak yang sederhana,” papar Betty.

Bisnis nasi liwet ini kini merajai pasar supermarket. Ia sukses memposisikan diri sebagai makanan praktis yang sehat. Dalam setiap kemasannya, terdapat beras yang sudah bisa langsung dimasak, dilengkapi dengan ikan jambal, teri, abon ikan dan abon sapi. Selain itu, semua rempahnya sudah mengalami proses pengovenan, sehingga praktis dan sehat karena tetap bisa dimasak sendiri.

Promosi Liwet Neng Geulis

Untuk harga jualnya berkisar Rp 25 ribu untuk 250 gram dan Rp 40 ribu untuk ukuran 500 gram. Nasi liwet instan hadir dengan berbagai varian rasa yang dapat menambah nikmat nyamakan. Varian produknya antara lain Liwet isi tiga rasa, Liwet Bayam, Nasi Kuning dan Tutug Oncom, Liwet Jambal, Liwet Teri dan Nasi Uduk Ikan. Betty juga menambah produk varian lain yang terbilang baru, diantaranya : Nasi Liwet Hijau Rasa Original, Nasi Liwet Hijau Rasa Pedas, Nasi Kuning Rasa Abon Rendang, Nasi Kuning Rasa Abon Ikan, Nasi Tutug Oncom Rasa Original, dan Nasi Tutug Oncom Rasa Pedas.

Selain dipasarkan di supermarket, Liwet Neng Geulis juga merambah ke system kemitraan atau keagenan melalui penjualan langsung kekonsumen. “Kami membuat paket mitra bisnis kedalam tiga model paket, yang di dalamnya selain mendapat produk, kami sudah siapkan alat promosi yang sangat membantu mitra bisnis dalam menjalankan bisnisnya. Mitra bisa menjual produk ini langsung kekonsumen ataupun bisa untuk supply lagi ke outlet,” ucap Betty.

Tiga model kemitraan yang ditawarkanyaitu paket satu Rp 3 juta, paket dua Rp 5 juta, dan paket tiga Rp 9 juta. Paket tersebut sudah termasuk dengan both dan alat promo. Paket satu diperkirakan mendapatkan untung atau Break Even Point (BEP) lima bulan kemudian dengan margin 20 persen. Paket dua, BEP kurun waktu empat bulan dengan margin 25 persen. Sementara paket tiga, BEP dalam waktu tiga bulan dengan margin 30 persen.Diakui Betty, produknya memiliki daya jual tinggi, karena rasanya enak dan tanpa bahan pengawet.

Produk Liwet Neng Geulis ini bisa tahan sampai sembilan bulan tanpa menggunakan pengawet. Produk Liwet Neng Geulis bisa didapatkan diberbagai tempat antara lain: Lotte Mart (Bandung dan Jakarta), Farmer (Jabotabek), Diamond (Kelapa Gading, Jakarta dan Palembang) Borma Supermarket Bandung, Asia Plaza Tasikmalaya, Gelael Supermarket (Jakarta, Lampung dan Semarang), dan Grandlucky Supermarket. Sementara mitranya sendiri sudah ada dibeberapa kota seperti Pamulang, Pondok Indah untuk area Jakarta, Semarang, dan untuk Sumatera ada di Palembang. Mitra-mitra tersebut selain bisa langsung menjual produk langsung kekonsumen juga bisa menjadi distributor produk Liwet Neng Geulis ke supermarket-supermarket di daerah setempat.

Post Comment

CommentLuv badge