Selamat Tinggal Plugin Ping Optimizer

Seperti diketahui bersama, sejatinya WordPress memiliki fasilitas Ping yang secara umum bertugas untuk mengirim paket data kepada alamat IP yang hendak diberitahu dan menunggu respon darinya. Misalnya saat tulisan ini dipublikasi, sistem Ping WordPress akan mengirimkan data ke http://rpc.pingomatic.com/ yang selanjutnya PingOMatic akan “memberitahu” layanan-layanan/bot-bot search engine tentang adanya tulisan Selamat Tinggal Plugin Ping Optimizer ini.

Secara “sederhana” si Ping akan berucap

“Woi, nih ada tulisan baru, dilihat dong, kalau sudah dilihat, diindex ya?”

Nah, ada beberapa kekeliruan tentang plugin-plugin yang katanya dapat mengoptimasi hasil Ping tersebut. Mengoptimasi dalam artian mencegah blog melakukan ping berulang kali untuk tulisan yang sama agar terhindar dari tuduhan bahwa blog kita adalah sang Spammer Ping.

Mengapa plugin-plugin seperti WordPress Ping Optimizer, cbnet Ping Optimizer atau MaxBlogPress Ping Optimizer tidak diperlukan lagi?

Karena, dalam versi WordPress saat ini, fungsi utama plugin di atas sudah tidak diperlukan lagi. Seperti kami sampaikan di atas, plugin optimizer dibuat untuk menghindari Ping “yang tidak perlu” karena dulu beranggapan bahwa, menyimpan draft saja bisa mem-ping. Bayangkan jika ada beberapa kali dalam sehari kita mengedit tulisan yang sama, berapa kali juga Ping terjadi?

Ping Optimizer
Ping Optimizer | Image: galacta.org

Secara “rumit“, begini proses Ping di WordPress

  1. Saat tulisan dibuat, diupdate, ditambahkan, dimodifikasi, diedit dll, semuanya selalu melalui wp_insert_post().
  2. wp_insert_post() akan memanggil wp_transition_post_status().
  3. wp_transition_post_status() memiliki beberapa tindak lanjut mengenai proses di atas, salah satu yang penting adalah:do_action("{$new_status}_{$post->post_type}", $post->ID, $post);Jadi, hasilnya adalah terjadinya perintah new-status dan new-post-type. Dalam kasus ini, publish status pada post tipe post, akan terkait pada tindakan publish_post.
  4. Dalam wp-includes/default-filters.php, dapat kita lihat:add_action( 'publish_post', '_publish_post_hook', 5, 1 );Hal tersebut menyebabkan publish_post untuk memanggil _publish_post_hook().
  5. _publish_post_hook() akan bekerja, antara lain akan menambahkan '_pingme' post meta ke tulisan yang dibuat, dan tindakan do_pings jika kita membuat tulisan terjadwal (schdule) yang akan ter-Ping saat tulisan tersebut sudah terpublikasi (karena terkait ke time() saat melakukan penjadwalan (posting yang ter-schedule).
  6. Dan juga, dalam wp-includes/default-filters.php, kita akan melihat:add_action( 'do_pings', 'do_all_pings' );Fungsi do_all_pings() melakukan Ping untuk semua tulisan yang telah ditandai/ pada saat ini.

Terkait tentang draft, scheduled (tulisan yang diatur agar terpublikasi di tanggal/masa yang akan datang), and tulisan yang dimodifikasi:

  1. Tulisan dalam bentuk Draft memiliki post_status draft, artinya bahwa wp_transition_post_status() memanggil do_action() pada draft_post bukan pada publish_post. Tulisan yang terjadwal (Scheduled posts) memiliki post_status future, yang artinya bahwa fungsi wp_transition_post_status() memanggil do_action() pada future_post bukan pada publish_post. Dengan demikian, baik draft maupun tulisan yang dijadwalkan tidak akan mem-ping hingga tulisan tersebut telah benar-benar terpublish, karena itulah fungsi publish_post tidak akan terjadi; otomatis Ping juga tidak akan terjadi pada tulisan dengan status draft atau schedule.
  2. Editing Tulisan: Merubah tulisan yang sudah terpublikasi akan mengirim ping, tapi do_all_pings() cukup pintar. Ia akan memanggil fungsi pingback() untuk mengirim pingback (Ping Balik) ke blog, dan hal tersebut akan memanggil fungsi get_pung() untuk mendapatkan URL tulisan yang sebelumnya sudah pernah terpublish (dan sudah pernah ter-Ping sebelumnya).

Dengan memahami bagaimana suatu proses bekerja dan melihat tujuan awal plugin ping optimizer ini, akhirnya plugin sejenis ini tidak berfungsi lagi karena sesungguhnya, sistem WordPress sudah meminimalisir terjadinya Ping Spamming.

Bagaimana dengan Anda? Maaf jika tulisannya rada aneh. Sulit memang menulis bahasa program ke dalam bahasa sehari-hari :mrgreen: Semoga bermanfaat.

-Berbagi Tidak Pernah Rugi-

30 komentar pada “Selamat Tinggal Plugin Ping Optimizer

  1. apa jefry..sangat cepat…justru mreka index sangat lambat skrg..tapi sangat cepat dlm hal DEINDEX..mkanya muncul software baru akrya anak bangsa u/ mempercepat index google ^_^

  2. Mantab gan πŸ˜€ thanks banget ulasannya, sebelumnya sih sempet bingung juga gan, takut blog ane di anggep spam. Btw kok bisa mudeng sih denga kode2 njlimet gt makan apa gan? πŸ˜€ thanks a lot gan

  3. blog walking .. baca artikel artikel yang sangat bermanfaat untuk menambah wawasan.. sekalian berharap dapet kunjungan balik dari para master

Comments are closed.