SEO untuk WordPress

Jika Anda “terobsesi” dengan yang nama-nya SEO seperti memiliki nama domain yang sesuai dengan konten Anda, keyword atau bahkan yang sesuai dengan “kondisi”/prediksi kata kunci oleh mesin pencari, tulisan ini mungkin bisa menjadi bahan latihan (meski Saya bukan pelatih SEO 😀 ) untuk web/blog yang mengincar target tertinggi untuk satu topik atau satu set kata kunci. Tentu saja disamping cara yang bakal Saya tulis, masih banyak cara lain untuk mendapat posisi tertinggi pada mesin pencari (SERP = Search Engine Rangking Position).

Yang penting adalah keyword atau kata kunci bisa tertampil pada URL. Namun, yang lebih penting lagi keyword atau kata kunci tampil dalam title tag. Title Tag adalah “seuatu” yang biasa disebut H1 (terkadang H2 juga ikut berperan). Secara alami, keyword atau kata kunci Anda seharusnya tampil di di sana-sini (tapi tidak “dimana-mana ada”). Akan tetapi , bagaimana jika Blog Anda bertema campuran? Maksudnya, Anda memang mengincar keyword atau kata kunci tertentu, namun Anda juga seorang blogger yang selalu ingin berbagi tentang hal apapun yang menurut Anda menarik.

Untuk itu, Anda dapat mencoba mempraktekkan hal-hal dibawah ini agar hobby Anda –menulis apa saja- dan target keyword atau kata kunci Anda tercapai bersamaan. Here there are:

1. Title Tags

Title tags merupakan hal yang paling penting. Mungkin tidak terlalu penting bagi beberapa search engine, tapi penting untuk pembaca Anda. Bukankah judul berfungsi sebagai pintu gerbang menuju artikel Anda? Jika judul menarik, orang akan masuk dan akan membaca. Begini, jika Anda berada dalam 10 besar SERP pada google, tidak selalu yang urutan teratas yang diklik orang, melainkan judul yang menarik dan sesuai. Buka begitu?

Itu sebabnya Anda harus menyertakan post headline dalam title tag disamping nama blog Anda. Contoh “SEO untuk WordPress | Mudah Belajar WordPress | Ahyari Network” 😉

Anda dapat melakukan ini dengan cara mengedit file header.php dalam theme yang Anda gunakan. Untuk praktek, Anda bisa menggunakan Title seperti ini:

<title>

<?php if (is_home() ) {?><?php bloginfo(‘description’);?> |

<?php bloginfo(‘name’); } elseif ( is_single() ) { ?><?php wp_title(”); ?> |

<?php $cat = get_the_category(); $cat = $cat[0]; echo $cat->cat_name; ?> |

<?php bloginfo(‘description’); } elseif ( is_page() ) { ?><?php wp_title(”); ?> |

<?php bloginfo(‘description’); } elseif ( is_category() ) { ?><?php single_cat_title(”);?> |

<?php bloginfo(‘description’); } elseif ( is_archive() ) { ?><?php wp_title(”); ?> |

<?php bloginfo(‘description’); } elseif ( is_search() ) { ?><?php echo $s; ?> |

<?php bloginfo(‘description’); } elseif (is_tag()) {$tagTitle = preg_replace(‘/-/’ , ‘ ‘ , $tag); echo ucwords($tagTitle); ?> |

<?php $cat = get_the_category(); $cat = $cat[0]; echo $cat->cat_name; ?> |

<?php bloginfo(‘description’); } else { ?><?php wp_title(”); ?> |

<?php bloginfo(‘description’); }?>

</title>

Tentu saja Anda bebas berkreasi 🙂

2) Tag H1 dan H2

Terdapat kejanggalan aneh jika blog bermesin WordPress terlalu banyak menggunakan H1 dalam 1 halaman. Memang hal ini masih menjadi perdebatan. Namun, pada dasarnya H1 bertujuan untuk “membiarkan” Search Engine tahu tentang apa dan bagaimana suatu halaman. Sehingga, jika H1 terlalu banyak pada satu halaman akan membingungkan Search Engine dan otomatis nilai SEO Anda akan turun bahkan drop.

Pendapat bahwa H1 untuk judul blog agar sesuai target juga ada benarnya. Ini bisa dipertimbangkan jika kata kunci Anda terdapat dalam judul blog Anda. Akan tetapi, bagaimana dengan postingan Anda (Individual Post)? Bukankah isi postingan dan judul postingan harus relevan dibanding judul blog?

Hal di atas tidak akan jadi masalah jika Anda memposting dengan judul yang sesuai dengan judul blog atau nama domain Anda. Contohnya: Anda menulis artikel dengan judul “20 cara menaikkan PageRank Blog” dan nama blog Anda: “Nice PageRank” dengan nama domain NicePageRank.com.

Lantas jika tidak sesuai? Solusinya adalah Anda dapat mengakalinya 😛 . Tentu dengan mempertimbangkan tidak boleh tag H1 berlebihan dalam satu halaman. Caranya? Anda bisa meletakkan judul/title atau logo di dalam kode div.

Bagaimana jika mempunyai lebih dari satu postingan dalam satu halaman hompage? (seperti kebanyakkan blogger, termasuk Saya 😉 ) Anda harus meletakkan judul postingan pada tag H2 dan judul blog Anda pada H1. Hal ini akan memberitahu Search Engine bahwa judul blog Anda merupakan hal terpenting sedangkan judul postingan akan menjadi hal terpenting setelahnya 😀

Sebenarnya Anda tidak perlu pusing dengan pembagian tugas H1 dan H2 karena kebanyakkan theme WordPress saat ini sudah mengaturnya. Namun ini merupakan dasar dalam hal SEO. Yaah.. sekedar untuk diketahui. Bukankah kalau kita ingin mengembangkan sesuatu kita harus tahu dasarnya dulu?

3)Inbound/Outbound links

Hal paling mencolok dari dunia blog adalah berbagi dan saling menyebarkan link yang secara tidak langsung akan menciptakan komnikasi antar sesama blogger dan pengunjung. Bahkan link ini bisa diperjualbelikan.

Bagi blogger yang dibutakan mengincar PageRank tinggi dan menjaganya, link keluar sangat diperhatikan. Jangan sampai terlalu banyak link keluar. Keseimbangan untuk selalu menjaga link in-out sangat mereka perhatikan.

Seringkali orang-orang lupa bahwa link dari halaman tertentu dari blog mereka sendiri juga terhitung sebagai sebuah link untuk blog mereka. Link ini menjadi lebih powerfull jika anchor text-nya sesuai. Contohnya: Saya menulis postingan tentang wordpress karena blog Saya membahas tentang Belajar WordPress. Perhatikan kata “Belajar WordPress” yang Saya beri link ke homepage Saya (http://www.ahyari.net). Ini yang disebut dari kita untuk kita (internal link) 😉 .Silakan Anda praktekkan…

Berikut merupakan beberapa hal penting yang bisa Anda lakukan dalam mengoptimasi internal link Anda:

-Link dari Postingan baru ke postingan lama (tentu saja yang relevan)

-Link dari Postingan ke HomePage Anda (seperti yang Saya contohkan di atas)

-Permudah navigasi menyeluruh ke semua lingkup blog Anda (meletakkan widget categories, archieves dll)

-Link setiap halaman ke homepage Anda minimal 1 buah link (lebih baik lagi jika lebih dari satu 😀 )

-Gunakan sitemap 1 halaman yang mengandung semua halaman serta artikel Anda.

Sudahkah Anda menerapkannya?

4) Anchor Text & Keyword

Tentang poin ini, Anda sendiri mungkin sudah mengetahuinya. Poin ini merupakan kunci utama untuk mendapatkan link dengan Anchor Text [teks yang muncul jika cursor mengarah ke link – silakan arahkan cursor Anda ke sini untuk melihat theme buatan Saya 😉 ] kata kunci target Anda.

Ini merupakan salah satu yang terpenting dalam hasil pencarian Search Engine dengan kata kunci target Anda dan tentu saja PageRank Anda. Lebih banyak link yang Anda miliki akan membuat PageRank Anda lebih baik. Lebih banyak link yang mengandung kata kunci target Anda akan membuat SERP lebih baik. Sangat dianjurkan jika Anda membuat link disertai Anchor Text dengan kombinasi kata kunci berbeda.

Fiuh.. Hampir selesai tulisan ini. Ada satu hal lagi yang tidak kalah pentingnya. Yaitu “dimana Anda meletakkan Kata Kunci yang menjadi target Anda?” Jika “belajar wordpress” adalah kata kunci yang menjadi target, dimana Saya meletakkannya? Ya! Di dalam artikel/postingan. Di postingan ini salah satunya 😀 . Deal?

Namun, berhati-hatilah jika terlalu banyak kata kunci yang menjadi target Anda dalam sebuah artikel, bukan posisi SERP yang tinggi yang Anda dapat, salah-salah Anda akan di-cap Search Engine sebagai tukang SPAM (SPAMMER). Jadi lakukan trik acak antara kata kunci yang panjang (long tail) dengan yang pendek (short tail) dalam satu kalimat.

Ngomong-ngomong long tail, tidak masalah sebenarnya. Namun jika Anda dapat menemukan 1 buah kata saja yang mengambarkan target Anda, itu lebih baik dan patut Anda pilih

Akhir kata, Anda dapat mengoptimalkan WordPress Anda terhadap SERP dengan menerapkan dan mengembangkan konsep di atas. Cara ini memang tidak instan. Namun, percayalah, hal yang dilakukan sesuai prosedur dan teratur akan bertahan lama 🙂 .

Ingat, tidak semua theme wordpress yang disediakan sudah dioptimisasi. Anda bisa mencoba theme yang Saya buat secara otodidak 😀

Ada yang ingin menambahkan?

8 komentar pada “SEO untuk WordPress

  1. akhirnya dapet juga artikel tentang cara menggunakan title tag thanks mas :bye:

    <abbr>alfon’s last blog post..Review bisnis online uang panas</abbr>

  2. wah ada tutor gratisan nih, makasih ilmu nya ya
    .-= kang badot´s last blog ..Mengapa Kita Perlu Outbound Link =-.

    Sama-sama belajar kita kang 🙂

  3. misalkan kita pingin h1 atau h2 berada ditengah2 postingan atau tepatnya berada ditengah kata2, pasti hurufnya lebih besar dan spasinya jadi berantakan, gimana cara ngatasinnya? :-c
    .-= nia hidayati´s last blog ..Manfaat Musik dalam Kehidupan Sehari-hari =-.

    Silakan disesuaikan ukuran huruf yang terdapat dalam file style.css theme Anda 😉

  4. makasih pencerahannya mas.. saya ampe sekarang belum begitu paham soal SEO,, entah apa memang otak saya gak nyampe kali ya,, tapi setelah baca artikel sampeyan ini kemudian mulai muncul gambaran di otak saya.. sipp trims

Comments are closed.