Catatan Perjalanan Jimmy Ahyari

Apa yang Bisa Dilakukan di Ubud, Bali?

Pernah mendengar sebuah desa di Bali bernama Ubud? Yup, jika Anda memiliki kesempatan untuk berkunjung ke Ubud Bali, ada banyak tempat atau spot – spot wisata yang bisa dan layak Anda kunjungi. Pada tulisan kali ini, kami ingin mengajak Anda yang belum pernah ke sana atau pun berencana untuk melakukan liburan di Ubud – Bali bersama keluarga atau dengan pasangan, agar bisa menyusun jadwal ke mana saja kiranya tempat yang ingin dikunjungi agar liburan lebih terasa berkesan.

Apa saja tempat yang bisa dikunjungi?

  1. Suaka Hutan Monyet Suci (Sacred Monkey Forest Sanctuary)
    Ubud Sacred Monkey Forest Sanctuary
    Juga dikenal sebagai hutan monyet Ubud. Tempat ini bisa dibilang sebagai salah satu spot yang paling dikunjungi di daerah ini. Di area ini juga terdapat tiga candi Hindu (mayoritas penduduk Bali beragama Hindu) dan -seperti nama hutannya- ratusan ekor kera. Saat Anda berjalan melalui jalan yang subur dan menyeberangi jembatan batu naga, Anda akan melihat kera di sekitar lapangan dan memanjat dari pohon ke pohon. Beberapa cukup ramah untuk diajak selfie bareng, tetapi beberapa lainya terkadang cukup agresif. Warga sekitar menyarankan untuk bersuara “che, che” agar kera tidak mendekati. Anda juga dianjurkan untuk tidak membawa makanan agar meminimalisir resiko “dirampas” oleh si kera 😉
  2. Istana Ubud (Ubud Palace)
    ubud palace
    Istana ini dibangun pada tahun 1800 selama pemerintahan Ida Tjokorda Putu Kandel dan merupakan rumah bagi keluarga kerajaan Ubud. Istana juga bertindak sebagai salah satu lokasi utama untuk pertunjukan tradisional Bali, seperti tarian Legong dan Barong setiap malam. Dan arah barat laut dari tempat ini, Anda akan menemukan Pura Taman Saraswati, sebuah kuil yang indah dengan kolam yang penuh dengan bunga lili air mekar.
  3. Musium Neka dan Don Antonio Blanco
    Neka Art Museum Ubud Bali
    Di puncak bukit yang menghadap ke Sungai Campuhan, terdapat rumah seniman Antonio Blanco, yang setelah kematiannya diubah oleh Anaknya, Mario menjadi Don Antonio Blanco Museum. juga ada musium Neka Art yang berfokus pada lukisan tentang budaya Bali.

Selebihnya, ada pasar yang menjual khusus kerajinan tangan para seniman Bali. Ada juga tempat penjualan berbagai macam barang koleksi dari perak. Bagi Anda yang ingin menyaksikan keindahan sawah terasering juga ada di Ubud ini. Yang menyukai petualangan, ada sebuah goa bernama Goa Gajah yang di luar batunya terpahat dengan ukiran bentuk wajah gajah.

Masih sangat banyak yang bisa Anda jelajahi di Ubud Bali. Jika Anda pergi ke sana dan ingin mengajak saya, dengan senang hati akan saya terima 😀