Catatan Perjalanan Jimmy Ahyari

Awas Ancaman Antraks pada Sapi Kurban

Sapi merupakan salah satu hewan ternak untuk berkurban saat Idul Adha. Salah satu hal yang harus diperhatikan kesehatan hewan tersebut. Paling mudah untuk menentukan apakah hewan kurban tersebut sehat atau tidak adalah dengan adanya sertifikat. Namun, menurut PHDI, ada cara yang bisa dilakukan untuk mengecek apakah hewan tersebut sehat atau tidak, yaitu:

  • Lihat bulu dari hewan tersebut apakah mengkilap dan tidak berdiri atau tidak. Jika hewan tersebut bulunya berdiri maka hewan tersebut cacingan.
  • Gerakan hewan lincah.
  • Selaput lendir dari hidung, mata dan anus berwarna merah muda dan tidak ada lelehan berwarna hitam.
  • Suhu tubuh antara 39-40oC. Jika suhu dari sapi di atas 40oC atau 40,5oC maka sapi mulai demam dan dicurigai jika memiliki penyakit.

Ada 3 jenis penyakit yang berbahaya hewan kurban yaitu:

  • Antraks disebabkan oleh bakteri yang bernama anthraric dan menyerang organ limpa hewan. Jika limpanya bengkak, jangan dikonsumsi karena bakteri tersebut bisa menyebabkan kulit keropeng berlubang hitam, diare, sesak nafas dan kematian.
  • Kudisan scabies disebabkan parasit Sarcoptes cabiel yang bisa dicek dari mulut hewan apakah ada warna kemerahan dan keropeng di mulut atau tidak. Penyakit ini bisa menyebabkan infeksi kulit dan gatal yang parah.
  • Cacing hati jenis Fasciola heaptika yang berbentuk pipih dan menyerang organ dalam hewan. Hewan yang memiliki penyakit ini memiliki tubuh yang lemas dan kurus.

Di antara 3 penyakit tersebut, pada sapi kurban yang paling berbahaya adalah penyakit antraks. Hal tersebut disebabkan karena penyakit ini bisa menular ke hewan lain dan ke manusia. Penularannya sendiri bisa lewat kontak langsung dengan tubuh ternak yang terinfeksi. Ciri ternak yang terserang antraks adalah biasanya mati mendadak, darah segar keluar dari lubang tubuh ternak dan limpa yang nampak terbakar. Jika manusia terserang penyakit ini maka biasanya nafsu makannya menurun, tubuh lemah secara drastis, mual, muntah, mata berkunang-kunang, ada yang menggumpal di lubang tubuh dan keluar darah segar.

sapi kurban terbaik
Ilustrasi untuk Sapi Qurban

Ada beberapa ciri awal yang bisa Anda perhatikan apakah sapi tersebut menderita antraks atau tidak sehingga Anda tidak memilih hewan tersebut. Pertama adalah hewan ternak mengalami demam yang tinggi. kedua adalah kepala dari sapi tersebut diputar-putar atau bahkan dibentur-benturkan ke tembok atau ke kayu atau ke benda yang terdekat. Ketiga adalah hewan tersebut akan merasakan sakit yang luar biasa di bagian pinggang.

Selain ketiga ciri tersebut ada 4 ciri lainnya jika sapi terkena antraks yang dikemukakan oleh darah. Nugrah Diwana selaku dari dokter hewan dinas peternakan dan Kesehatan Sulsel, yaitu:

  • Hidungnya yang kering dan tidak mengkilap.
  • Sapi tersebut jalannya sudah terseok-seok dan tidak bisa jalan horisontal dan lurus.
  • Kulitnya yang berubah kusam dan mata yang aneh.
  • Keluar darah dari lubang tubuh.