Cara Berhenti Donasi Unicef

Di salah satu media sosial, ada salah seorang netizen yang menanyakan -kurang-lebih- “bagaimana sih caranya berhenti untuk berdonasi di UNICEF Indonesia?”. Respon atau jawaban yang dilontarkan pun beragam. Jadi, bagaimana sebenarnya cara stop berdonasi yang tertarik otomatis (autodebit) dari rekening bank kita untuk salah satu lembaga PBB; UNICEF ini?

Ada yang Bertanya Cara Berhenti Donasi Unicef

2 Langkah Mudah Cara Berhenti Donasi Unicef

UNICEF memberikan beberapa opsi jika Anda ingin berhenti memberikan donasi, yaitu:

  1. Melalui Call Center Layanan Donatur UNICEF di nomor (021)8066-2100.
    Sangat disarankan untuk menelepon di hari kerja Senin sampai Jumat pukul 9 pagi hingga 5 sore.
  2. Melalui Email [email protected]
    Kirimkan email permohonan untuk berhenti donasi UNICEF. Buat saja subjek atau judul email yang jelas sehingga UNICEF tahu tentang maksud tujuan dikirimkannya email kepada mereka. Misalnya “Mohon Untuk Berhenti Donasi Rutin di UNICEF”

Yang pasti, sebelum Anda melakukan salah satu cara di atas, persiapkan data diri dengan benar seperti pada saat Anda memutuskan untuk menjadi donatur rutin di UNICEF. Selanjutnya, tinggal menunggu instruksi lebih lanjut dari pihak UNICEF Indonesia tentang bagaimana Cara Berhenti Donasi Unicef.

Selayang Pandang tentang Donasi UNICEF

Donasi adalah sumbangan yang bersifat sukarela.
Orang yang memberi donasi disebut Donatur.

FYI, UNICEF ini telah hadir di Indonesia sejak tahun 1948, loh. Keberadaan donasi untuk UNICEF sangat jelas peruntukannya. Yakni, untuk kehidupan yang lebih baik bagi anak-anak khususnya di Indonesia. Ada banyak program UNICEF yang diselenggarakan di Indonesia. Jika kita melihat di tahun 2018 saja, sangat banyak kegiatan sosial yang dilaksanakan.

Ingat, tahun kemarin, Indonesia mengalami 3x gempa bumi hebat yang tentu saja memiliki dampak terlebih kepada anak-anak yang masih rentan. UNICEF hadir pasca tsunami dan gempa bumi di Sulawesi September 2018 silam. Hal yang sama juga terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Tanggap-Darurat adalah kunci utama UNICEF.

Tahun 2018 itu juga UNICEF bersama masyarakat dan pemerintah melakukan kampanye dan sosialisasi imunisasai nasional campak dan rubella pada puluhan juta anak di Indonesia.

Dalam laporan tahunannya, UNICEF mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas support lebih dari enampuluh dua ribu donatur. UNICEF akan terus berupaya dalam meningkatkan mutu pendidikan, lingkungan dan kesehatan serta masa depan yang lebih baik bagi anak-anak generasi penerus bangsa.