Catatan Perjalanan Jimmy Ahyari

Google: Penalti Blog dengan Iklan L3B4Y

Google: Penalti Blog dengan Iklan L3B4Y. Google akan memberikan penalti (hukuman) kepada blog-blog dengan iklan yang L3B4Y. Iklan L3B4Y di sini berarti iklan yang dipasang dengan trik-trik khusus, sehingga pengunjung sulit membedakan antara iklan dan konten atau isi dari blog itu sendiri.

Masih ingat tentang Google Panda? Dengan algoritma sejenis Google Panda saja, para webmaster dituntut untuk memperhatikan konten. Dengan Algoritma yang baru ini, Google juga akan memperhatikan iklan-iklan yang ada di setiap halaman web/blog.

Apakah algoritma ini adalah perkembangan dari Google Panda? Google mengatakan, ini bukan perkembangan dari Google Panda. Algoritma -yang menganalisa iklan- ini murni Algoritma baru. Namun, memang tidak sebesar perubahan hasil pencarian dalam Google Panda.

Baca juga:

Dalam rangka menghasilkan hasil pencarian yang relevan, Google membantu Anda untuk menemukan situs yang lebih berkualitas di hasil pencarian dengan cara meluncurkan perubahan algoritmik yang bertitik fokus pada tata letak halaman web/blog dan konten yang Anda lihat setelah Anda mengklik salah satu hasil pencarian.

Google tampaknya merespon keluhan dari banyak pengguna internet, yang rata-rata mengatakan:

Jika kami mengklik pada hasil pencarian, kami kesulitan untuk menemukan konten yang sebenarnya. Mana yang konten; Mana yang iklan?

Mungkin, jika dilihat dari sisi user, para pengunjung akan lebih senang jika setelah mengklik hasil pencarian, yang muncul dan langsung terlihat adalah konten, bukan disuguhi berbagai macam iklan. Jadi situs atau blog yang TIDAK memiliki banyak iklan bisa jadi meningkat dengan adanya perubahan ini.

Dampak Bagi Webmaster atas Algoritma Iklan Google yang Baru

Dampaknya? Anda sebagai publisher dari suatu perusahaan periklanan pasti sangat mengerti dampaknya. Rata-rata, webmaster menaruh iklan di atas konten, agar iklan bisa terlihat oleh pengunjung; dan jika relevan, pengunjung bisa saja mengklik iklan tersebut. Akan tetapi, lebih banyak pengunjung yang TERKECOH dan mungkin saja mereka sebal dan melaporkannya ke Google :mrgreen:

Padahal, tidak sedikit webmaster atau blogger yang memperoleh penghasilan dari klik iklan di atas konten. Karena ya itu tadi, lebih banyak karena pengunjung KELIRU mengira kalau itu adalah konten, padahal iklan 👿

Lantas? Setiap blog yang memasang iklan di atas sebelum konten akan kena Penalty?

Perubahan algoritmik tidak mempengaruhi situs atau blog yang menempatkan iklan di atas JIKA dalam tingkat kewajaran alias NORMAL. Kalau iklan yang TIDAK NORMAL, pengunjung awam sulit membedakan mana tulisan, dan mana yang iklan (terkecuali iklan bergambar).

Mungkin Anda pengguna WordPress sering mendengar kalimat “Gunakan Theme spesial ini! Theme ini nge-blend banget antara iklan dan konten, jadi pengunjung bisa salah klik 😀 ” atau kalimat “Gila! Keren! Mixed banget nih theme wordpress dengan iklan Adsense gue”.

Nah, menurut perkiraan saya (perkiraan saya loh ya?) theme-theme seperti ini harus dihindari (kecuali Anda merubah warna iklan yang muncul agar tampak berbeda dengan konten). Sebab, iklan dan konten yang “nge-blend abiss” inilah yang menjadi target algoritma google yang baru.

Kalau dalam istilah sehari-hari, saya menyebutnya “IKLAN yang MENJEBAK”. Mungkin Anda pernah melihat blog yang mengharuskan untuk mengklik iklan baru bisa melihat konten? Apalagi yang model float banner begini, bisa hilang dari peredaran (mungkin SERP menurun atau paling sial deindex)

Sebaliknya, dengan iklan yang proporsional dan relevan serta tidak “membuat rancu” pengunjung, mungkin posisi situs atau blog milik Anda bisa terangkat di hasil pencarian 😉

Menurut pihak Google, perubahan algoritmik telah mempengaruhi kurang dari 1% dari pencarian global. Itu berarti bahwa 1 dalam 100 pencarian, pengguna biasa bisa mungkin melihat penataan ulang hasil pencarian pada halaman pencarian.

Jika Anda memutuskan untuk memperbarui tata letak iklan di halaman Anda, algoritma ini secara otomatis akan merefleksikan perubahan yang terjadi pada halaman pencarian (tentunya setelah Google Bot “singgah”). Berapa lama waktu yang diperlukan Google Bot untuk melihat perubahan yang Anda lakukan terhadap posisi iklan? Hal ini tergantung pada beberapa faktor, termasuk jumlah halaman di situs atau blog Anda hingga seberapa efisien Googlebot bisa meng-Crawl konten Anda. Dalam beberapa kasus, Googlebot memerlukan waktu beberapa minggu untuk mendeteksi adanya perubahan tata letak di blog kita.

Mari Kita Cegah Penalti dari Google

Secara keseluruhan, dapat kita tarik kesimpulan bahwa Google tetap ingin konten sebagai raja (Content is King). Sehingga, tindakan yang bisa kita ambil untuk mengantisipasi Algoritma Iklan L3B4Y ini adalah merubah tata letak iklan atau lebih memperkaya konten agar pengunjung betah, dan Google pun cinta blog Anda 🙂

Ingat, perubahan ini hanya salah satu dari 500 perbaikan yang dilakukan oleh Google agar hasil pencarian bisa menjadi lebih baik dan semakin baik. Kita -sebagai webmaster atau blogger- dituntut untuk sesuai arahan Google agar web/blog kita bisa menyajikan konten yang memang diperlukan; bukan menyajikan iklan untuk di klik 😛

Jika sesuai arahan dari Google, Anda tidak perlu menjadi master SEO untuk bisa tampil di halaman pertama hasil pencarian di Google.

Nah, ada yang ingin menambahkan atau berbagi pengalaman atau komentar?

-Berbagi tidak Pernah Rugi-