Catatan Perjalanan Jimmy Ahyari

Pentingnya Sebuah Nama

Memiliki sebuah blog yang terkenal di jagat dunia maya tidak selalu menjamin bahwa sang pemilik/author juga akan terkenal. Lho? mengapa?

Coba saja Anda ketikan nama lengkap Anda di google atau yahoo atau bahkan bing, blog Anda mungkin tidak akan tampil pada halaman pertama (top 10 results). Mengapa?

Bagi Anda atau siapapun yang memiliki blog, mungkin nama pemilik blog tidak termasuk ke dalam keyword blog Anda. Mengapa? (kebanyakan “mengapa” nih 😛 )

Lihat saja, hampir semua blog yang Saya temui menggunakan nama “samaran”. Tidak usah jauh-jauh, semua blog Saya (terkecuali Ahyari Network ini) menggunakan nama “71mm0”, seperti BLoG kiTa. Panggilan akrab dari Jimmy. Kontan saja begitu mengitikan nama lengkap Saya sendiri “Jimmy Ahyari”, yang muncul pertama adalah situs jejaring sosial terbesar abad ini, FaceBook (facebook.com/jimmy.ahyari). Namun, Ahyari Network tetap berada di halaman pertama koq 😉 Hanya saja, tidak menempati posisi 1 (ga bersyukur ni orang 😀 )

Mengapa mesti nama kita yang sebenarnya yang “dipajang”? Bahkan, dalam situs perkawanan FaceBook saja sangat sedikit dijumpai kawan-kawan yang menggunakan nama asli. Entah malu, entah dianggap kurang gaul atau apa, yang pasti secara tidak langsung akan mengurangi “nilai” nama Anda di dunia nyata.

Contoh sederhana, ada seorang sahabat yang telah 15 tahun tidak berjumpa. Kemudian searching nama Anda di FaceBook. Ups! Dia tidak menemukan sahabat terbaiknya. Setelah diselidiki, ternyata sahabatnya itu menggunakan nama “keren” bukan nama asli. Bayangkan jika yang mencari adalah kolega bisnis Anda? Berapa kerugian yang Anda dapatkan?

Jika sudah mengerti maksud Saya, kita kembali ke pokok bahasan tentang “pemilik” blog. Tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi. Suatu ketika pernah seorang Dekan suatu fakultas mengirimi Saya sebuah email. Lambat laun, kami jadi akrab. Padahal Saya mahasiswa. Namun beliau “bangga” terhadap mahasiswa Farmasi –yang SUPER sibuk- yang menyempatkan berbagi ilmu Farmasi melalui media yang bernama blog. Terbayang ga kalau kita menggunakan nama samaran? Kepercayaan orang tentu akan berkurang.

Tentu belum terlambat kalau Anda ingin memperbaiki. Berikut langkah singkat yang perlu Anda ambil dalam mengembalikan “reputasi” nama Anda 🙂

1. Gunakan nama Anda sebagai Author di blog Anda dengan format yang benar (contoh: Jimmy Ahyari; bukan Jimmy A atau J. Ahyari). Format ini akan tampil pada bagian meta post seperti “Posted by Jimmy Ahyari on 17th August 2009” atau “Ditulis oleh Jimmy Ahyari pada tanggal 11 September 2009”. Dengan metode ini, pengunjung akan dengan mudah mengidentifikasi bahwa “Jimmy Ahyari”-lah yang memiliki blog 😉 Sehingga, meskipun facebook Anda yang tampil pada urutan pertama pencarian, orang-orang tetap akan mengenali Jimmy Ahyari sebagai pemilik dari Ahyari Network 😀

2. Saat memberikan komentar, pastikan nama Anda yang Anda ketik pada kolom “Name” atau “Nama”. Dengan begini, jika suatu saat ada pengunjung yang pernah memberi komentar di blog Anda, maka dia akan melihat “wuah.. ternyata si Jimmy Ahyari rajin blogwalking ya” 🙂

3. Berikan link terhadap nama Anda baik di blog maupun forum

Dan yang lebih penting, hal ini akan memberi tahu Search Engine, bahwa Anda adalah pemiliki dari blog

  1. Saat menambahkan meta-tags di header blog Anda, pastikan Nama Anda juga ada di meta-keywords dan meta-description
  2. Untuk lebih meyakinkan, buat suatu halaman khusus tentang “Siapa Anda”. Kalau di Ahyari Network, Anda dapat menemukannya dengan judul “Siapa Ahyari ?” (Kebanyakan blog memberi judul “About Me” atau “Tentang Saya”).
  3. Jika perlu, masukan Foto atau Video Anda ke dalam blog Anda (Meski terlihat “narsis” tapi, percayalah, jika Anda seorang pebisnis, ini akan meningkatkan kepercayaan calon investor ataupun kolega bisnis Anda). Terkadang tanda tangan (signature) di akhir postingan juga bisa diterapkan.

Anda boleh mengabaikan poin di atas. Namun, setidaknya halaman “About” jangan Anda lupakan. Ini juga salah satu bentuk profesionalitas seorang blogger.

Oh iya, mengapa Saya menekankan nama asli? Karena nama asli adalah nama yang diberikan oleh orang tua yang merawat kita. Salah satu cara menghargai dan menghormatinya adalah dengan cara “menunjukan” bahwa kita bangga mengunakan nama asli kita 😉

Satu-satunya alasan mengapa author name pada BLoG kiTa masih tetap menggunakan 71mm0 karena takut “mengacaukan” Mengembalikan Jati Diri Bangsa =))