Google Merevisi Pedoman Penilai Kualitas Penelusuran dengan Menambahkan E yang baru pada E-A-T

Jika sebelumnya E-A-T adalah Expertise, Authoritativeness, dan Trust. Sekarang, Google menempatkan Experience di atas Expertise.

Ahyari.Net – Jika anda merasa aneh membaca judul di atas, anda tidak sendiri. Belum selesai hiruk-pikuk update spam link 12 Desember kemarin, tanggal 15 Desember 2022, Google kembali mengemparkan dunia per-SEO-an. Oke, kembali ke judul, saya tidak salah menterjemahkan, memang dari laman official Google jika diubah ke bahasa Indonesia, yang awalnya Search Quality Raters Guidelines akan menjadi Pedoman Penilai Kualitas Penelusuran. Ini sebabnya di hp selalu menggunakan bahasa Inggris, bukan tidak cinta bahasa Indonesia, tapi terkadang diartikan ke bahasa Indonesia menjadi rada aneh.

Ok, cukup mengomentari terjemahan. Kita masuk ke E-A-T.

Apa itu E-A-T?

EAT adalah singkatan dari Expertise, Authoritativeness, dan Trustworthiness. E-A-T merupakan faktor yang dipertimbangkan oleh Google dalam menentukan ranking sebuah halaman web dalam hasil pencarian. Google menyatakan bahwa E-A-T sangat penting dalam membantu mereka mengelompokkan konten yang memiliki kualitas tinggi dan relevan dengan pencarian yang dilakukan oleh penggunanya.

Expertise (keahlian) mengacu pada pengetahuan seseorang atau sebuah organisasi dalam bidang tertentu. Google menginginkan konten yang dibuat oleh orang atau organisasi yang benar-benar memahami dan memiliki keahlian di bidang yang berkaitan dengan konten tersebut.

Authoritativeness (kewenangan) mengacu pada reputasi seseorang atau sebuah organisasi sebagai sumber informasi yang terpercaya dan handal dalam bidang tertentu. Google akan lebih mempercayai konten yang dibuat oleh orang atau organisasi yang dianggap sebagai ahli dan diakui secara luas sebagai sumber informasi yang terpercaya.

Trustworthiness (kepercayaan) mengacu pada keandalan dan integritas seseorang atau sebuah organisasi. Google akan lebih mempercayai konten yang dibuat oleh orang atau organisasi yang dianggap memiliki integritas tinggi dan dapat dipercaya sebagai sumber informasi yang baik.

Google tidak secara resmi mengumumkan kapan E-A-T pertama kali diperkenalkan. Namun, E-A-T telah lama menjadi faktor yang dipertimbangkan oleh Google dalam menentukan ranking sebuah halaman web dalam hasil pencarian.

Yang menarik, Google ternyata juga menggunakan pihak ketiga untuk “memberikan nilai” pada hasil pencarian. Pihak ketiga ini lah yang disebut “Penilai Kualitas Penelusuran” alias Search Quality Raters.

Apa itu Search Quality Raters?

Search Quality Raters atau Penilai Kualitas Penelusuran adalah orang-orang yang bekerja untuk Google yang tugasnya untuk menilai kualitas hasil pencarian di Google. Mereka memberikan feedback tentang kualitas hasil pencarian ke tim Google yang bertanggung jawab untuk mengelola algoritma pencarian Google.

Penilai Kualitas Penelusuran membantu Google mengukur bagaimana kinerja algoritma pencarian Google bekerja dalam menemukan dan menyajikan hasil pencarian yang berkualitas tinggi dan relevan bagi penggunanya.

Para Penilai Kualitas Penelusuran ini menilai hasil pencarian dengan membandingkan dengan standar yang ditentukan oleh Google, yang disebut “Panduan Kualitas Pencarian” atau yang dikenal dengan Search Quality Evaluator Guidelines. Panduan ini menjelaskan apa yang dianggap oleh Google sebagai hasil pencarian yang berkualitas tinggi dan relevan, dan Penilai Kualitas Pencarian ini menggunakannya sebagai panduan dalam menilai hasil pencarian.

Penilai Kualitas Pencarian tidak memiliki kontrol langsung atas algoritma pencarian Google atau hasil pencarian yang ditampilkan kepada pengguna. Tugas mereka hanya memberikan feedback ke tim Google. Nah, dari sekian banyak faktor, feedback ini termasuk yang diperhatikan ketika Google ingin meng-update algoritma pencarian mereka untuk menjadi lebih baik.

Pedoman Penilai Kualitas Pencarian

Sebagai blogger atau webmaster, pedoman ini sebenarnya bisa kita gunakan untuk analogi “terbalik”. Kita justru bisa mempelajari pedoman ini untuk diterapkan ke situs atau blog yang kita kelola sehingga bisa sesuai dengan standar yang diinginkan Google. Google sebenarnya juga memiliki Pedoman Webmaster, dan akan semakin mantap jika dikombinasikan dengan Pedoman Penilai Kualitas Pencarian ini.

Pedoman Penilai Kualitas Pencarian bisa anda download di sini

Lantas, E-E-A-T itu apa?

Jika anda membaca dari awal, pedoman penilai kualitas itu awalnya hanya menekankan E-A-T. Tiba-tiba, kemarin ada satu E lagi hingga menjadi E-E-A-T. Google menambahkan Experience (pengalaman) di awal. Jadi sebelum “keahlian”, “kewenangan”, dan “kepercayaan”, ada “pengalaman” juga yang menjadi faktor.

Meski urutannya demikian, Google mengatakan bahwa kepercayaan adalah yang terpenting dari keempat elemen di atas.

Penambahan satu huruf E doang ini berdampak pada bertambahnya halaman pedoman penilai kualitas. Jika versi Juli 2022 hanya berjumlah 167 halaman, sekarang menjadi 176 atau bertambah 9 halaman gara-gara si-E yang baru ini πŸ˜€

Apa saja yang Direvisi atau Berubah?

  • Tentu saja penambahan topik “Experience”/pengalaman ke pedoman.
  • Google melakukan refresh terhadap konsep dan kriteria peringkat secara luas pada “Bagian 1: Pedoman Kualitas Halaman” agar dapat diterapkan secara lebih eksplisit ke semua jenis situs web dan model pembuatan konten.
  • Panduan yang diperjelas tentang “Menemukan Siapa yang Bertanggung Jawab atas Situs Web dan Siapa yang Membuat Konten di Halaman” untuk berbagai jenis halaman web.
  • Menambahkan tabel ringkasan dengan “Pertimbangan Kualitas Halaman” teratas yang terlibat dalam peringkat PQ (Page Quality = Kualitas Halaman), yang diteruskan ke setiap bagian peringkat PQ (dari terendah ke yang tertinggi)
  • Panduan yang disempurnakan pada pilar inti Peringkat Kualitas Halaman berikut ini:
    • Kualitas Konten Utama
    • Reputasi untuk Situs Web dan si Pembuat Konten-nya
    • Pengalaman, Keahlian, Otoritas, dan Kepercayaan (E-E-A-T)
  • Menyusun ulang bagian peringkat PQ dari Terendah ke Tertinggi
  • Menambahkan lebih banyak panduan dan klarifikasi ke bagian: “Halaman dengan Pesan Kesalahan atau Tanpa MC”, “Halaman Forum dan Tanya Jawab”, dan “FAQ Peringkat Kualitas Halaman”. Btw, MC ini artinya Main Content.
  • Daftar konsep dan contoh yang diformat ulang ke dalam tabel
  • Perubahan minor (bahasa yang diperbarui, contoh, dan penjelasan untuk konsistensi di seluruh bagian; menghapus contoh yang sudah tidak digunakan; memperbaiki kesalahan ketik; dll.)

Ini era E-E-A-T

Google mengatakan, kehadiran “E” (pengalaman) yang baru ini membuat kualitas hasil pencarian menjadi jauh lebih berkualitas.

Apa yang dicari Google dengan “Pengalaman”? Google mengatakan ketika ada yang menulis konten, maka tim penilai akan menilai:

  • Apakah konten tersebut menunjukkan bahwa itu dibuat/ditulis dengan tingkat pengalaman tertentu?
  • Apakah review produk, benar-benar seseorang yang sesuai pengalamannya terkait dengan produk yang direview nya?
  • Apakah seseorang benar-benar mengunjungi suatu tempat?
  • Atau mengomunikasikan apa yang dialami seseorang?”

Google menjelaskan bahwa ada “beberapa situasi di mana yang paling Anda hargai adalah konten yang dibuat oleh seseorang yang memiliki pengalaman hidup langsung tentang topik yang sedang dibahas”

Google juga membagikan contoh ini:

“jika Anda mencari informasi tentang cara mengisi SPT (pajak tahunan) Anda dengan benar, Anda pasti ingin menemukan atau melihat konten yang dihasilkan oleh seorang ahli di bidang akuntansi. Tetapi jika Anda mencari review software pajak, Anda mungkin lebih menyukai jika hal tersebut dibahas oleh seseorang yang memiliki latar belakang IT yang baik.”

Google mengatakan dalam pedoman yang diperbarui bahwa Pengalaman (E), Keahlian (E), dan Wewenang (A) adalah konsep penting yang dapat mendukung penilaian kepercayaan (T) Anda, sehingga kepercayaan (T) menjadi bagian terpenting dari E-E-A-T.

“Kepercayaan (T) adalah bagian paling penting dari E-E-A-T karena halaman yang tidak dapat dipercaya memiliki E-E-A-T yang rendah tidak peduli meskipun kontennya terlihat Berpengalaman, oleh Pakar, atau memiliki wewenang yang sesuai” – Google

Bagaimana bisa “pengalaman” berbeda dari “keahlian”?

Google mengatakan, “laman yang berbagi pengalaman langsung tentang topik YMYL yang jelas dapat dianggap memiliki E-E-A-T yang tinggi selama kontennya dapat dipercaya, aman, dan konsisten serta dibuat oleh pakar yang memang wewenangnya. Sebaliknya, beberapa jenis informasi YMYL dan nasehatΒ harus datang dari para ahli.”

YMYL = Your Money or Your Life

Apa itu YMYL?
YMYL adalah singkatan dari “Your Money or Your Life”, yang merujuk pada situs web atau konten yang dapat memiliki dampak langsung pada keuangan atau kesehatan pengguna. Google menggunakan kategori YMYL untuk menentukan prioritas dalam menilai keandalan dan relevansi konten untuk pengguna.

Situs web atau konten yang termasuk dalam kategori YMYL biasanya merupakan sumber informasi tentang keuangan, kesehatan, keamanan, atau masalah-masalah kehidupan yang lain yang memiliki implikasi langsung bagi kehidupan pengguna. Contoh situs web atau konten yang termasuk dalam kategori YMYL adalah situs web tentang perawatan kesehatan, keuangan, asuransi, atau masalah hukum.

Google menggunakan standar yang lebih ketat dalam menilai keandalan dan relevansi konten YMYL untuk memastikan bahwa pengguna mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya tentang masalah-masalah yang memiliki implikasi langsung bagi kehidupan mereka. Oleh karena itu, situs web atau konten yang termasuk dalam kategori YMYL harus memenuhi standar keandalan yang lebih tinggi daripada situs web atau konten yang tidak termasuk dalam kategori YMYL.

“Halaman tentang topik YMYL dapat dibuat untuk berbagai tujuan yang berbeda,” tulis Google. “Jika tujuan dari sebuah halaman pada topik YMYL yang jelas adalah untuk memberikan informasi atau menawarkan nasehat, tingkat keahlian yang tinggi mungkin diperlukan agar halaman tersebut dapat dipercaya.

Namun, terkadang halaman pada topik YMYL dibuat untuk berbagi pengalaman pribadi, seperti “bagaimana mereka menjalani tantangan hidup yang sulit” atau “orang yang berjuang terbebas dari penyakit”. Nah, yang seperti ini pengalaman lebih berperan, informasi faktual dari para ahli dan sumber resmi mungkin tidak memenuhi kebutuhan ini,” jelas Google.

Untuk lebih mempermudah perbedaan “pengalaman” dan “keahlian” di Indonesia ada istilah “Pelajaran yang tidak didapat di bangku sekolah” πŸ˜€

Anyway, secara keseluruhan, E-E-A-T merupakan faktor yang penting bagi Google dalam menilai kualitas sebuah halaman web dan membantu pengguna menemukan konten yang berkualitas dan relevan dengan pencarian yang dilakukan.

Sebagai seorang pemilik website atau blogger, sangat penting untuk memperhatikan E-E-A-T dalam membuat dan mempublikasikan konten agar dapat meningkatkan ranking website Anda di hasil pencarian Google.

Jimmy Ahyari
Jimmy Ahyari
Seorang Apoteker yang menyukai dunia internet dan SEO. Mulai ngeblog sejak 2008. -Berbagi Tidak Pernah Rugi-

Tulisan ini dipublish pertama kali pada: 

Beri Tanggaaapan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini
Captcha verification failed!
Skor pengguna captcha gagal. Silahkan hubungi kami!

spot_img
Mau Punya Blog Tanpa Ribet?

Gunakan jasa kami! Akan kami buatkan blog yang SEO Friendly, cepat dan diajarin sampai bisa posting sendiri!

Baca yang lain?

Rekomendasi PC Desktop Terbaik untuk Ngeblog

Ahyari.Net - Tidak terasa sudah menuju bulan Oktober. Banyak orang yang mungkin merasa kaget bahwa waktu berlalu begitu cepat, bahkan hampir tahun baru lagi. Apakah targetmu sudah tercapai tahun ini? Beberapa mungkin sudah memenuhi targetnya, sementara yang lain masih...

Google Hadirkan Fitur Pencarian Pembelajaran Generatif dengan Bantuan AI

Ahyari.Net - Google meluncurkan pengalaman Pencarian berbasis kecerdasan buatan generatif (Search Generative Experience a.k.a SGE) kurang dari tiga bulan yang lalu, dan Google senang mendapatkan umpan balik positif dari awal peluncuran. Sejak awal peluncuran, Google terus melakukan perbaikan untuk...

Cara Membuat Konten Berkualitas Tinggi yang Disukai Google

Ahyari.Net - Dalam upaya terus meningkatkan pengalaman pencarian penggunanya, Google telah merancang sistem peringkat otomatis yang memiliki fokus utama pada menyajikan informasi yang bermanfaat dan dapat dipercaya. Tujuan utamanya adalah memberikan manfaat kepada pengguna, dan bukan semata-mata untuk memanipulasi...
Join Member!

Akses ke artikel premium dan konsultasikan permasalahan website/blog Anda via Whatsapp langsung!