Cara Memasang Komentar Google+

Cara Memasang Form Komentar Google+

Terus terang, sewaktu Blogger (blogspot.com) mengumumkan akan mengintegrasikan form komentar Google Plus (Google+ a.k.a G+), saya iri berat. Saya pengguna setia platform WordPress tentu mendambakan hal yang sama (setidaknya untuk beberapa halaman “tertentu”). Mengapa harus iri? Dengan adanya kotak komentar Google+, hal ini akan berdampak pada meningkatnya fisibilitas blog kita karena saat seseorang memberi komentar dengan akun G+ nya, secara tidak langsung sama saja dengan membagikan (share) melalui jejaring sosial Google Plus.

Cara Memasang Komentar Google+
Cara Memasang Komentar Google+

Lantas? Seperti diketahui bersama, salah satu faktor SEO yang penting di tahun 2013 ini adalah “kekuatan” di jejaring sosial. Semakin banyak yang memberi komentar, semakin banyak pula G+ yang kita dapat. Hasilnya akan meningkatkan “reputasi” blog kita/tulisan kita di mata mesin pencari Google.

Secara “resmi”, Google+ Comment System ini hanya tersedia untuk blogspot dan Google pun -sejauh yang saya ketahui- tidak memberikan informasi lebih lanjut apakah akan hadir di platform blog lain. Akan tetapi, ternyata ada metode yang bisa digunakan dalam mengimplementasikan form komentar Google+ ke WordPress atau ke halaman web apapun. Bahkan metode pemasangan form komentar ini terbilang mudah. Seperti apakah Cara Memasang Form Komentar Google+ yang mudah di semua platform?

Aku Malu Jadi Blogger Copas

Sebenarnya, saya ingin menulis judul Konten ASLI (original) vs Konten ULANG (rewrite) vs Konten COPAS (Copy-Paste). Namun, karena sedang ada “event” untuk menembak kata kunci Aku Malu Jadi Blogger Copas, maka jadilah judul seperti yang Anda baca; yah, sekalian melihat-lihat seberapa jauh blog butut “baru” ini bisa naik di halaman pencarian Google.

Google Disavow Links Mulai diPerkenalkan

Bagaimanapun, tautan (Links) *baca:backlink*  selalu dan terus menjadi bagian yang sangat penting dari SEO. Tidak dapat dipungkiri meski Google mengatakan “Content is King” dan meluncurkan Google Panda serta disusul dengan Google Penguin, Google tetap saja “memperhitungkan” peringkat suatu website kekuatan inbound link yang mengarah ke sebuah website. Semakin kuat (Trusted) suatu web yang memberikan link ke website kita, maka akan semakin baik. Hal ini berlaku pula sebaliknya.

Pada tahun 2008, Google “masih” beranggapan kalau

Dampak Perubahan Kebijakan Google

Seperti Anda ketahui, setiap perusahaan bahkan suatu situs yang “mengudara” di ranah internet (online), WAJIB hukumnya untuk memiliki kebijakan terkait masalah privasi pengunjung atau yang kerennya di sebut Privacy Policy. Nah, pertanyaannya sekarang, apakah Anda pernah membaca Kebijakan Privasi yang dimiliki oleh suatu situs? Pernah membaca Privacy Policy milik Facebook? Milik Google?

Nah, Per tanggal 1 Maret 2012, Google sudah mulai memberlakukan hasil perubahan kebijakan privasi milik mereka. Apa Dampak Perubahan Kebijakan Google terhadap kita sebagai pengguna?

Panduan HTML/CSS dari Google

Pulang kerja, buka email, eh, ada info menarik dari Google Webmaster; Panduan HTML/CSS dari Google! Seperti dikutip dari para webmaster terkemuka (yang duduk dimuka saat seminar internet marketing :mrgreen: ), suatu halaman yang baik ditulis dan dibangun dengan kode-kode yang baik pula. “Baik” di sini berarti efisien, efektif, dan mudah dirubah sesuai tuntutan keadaan.

Penerapan kode-kode standar juga harus konsisten. Hal ini akan berguna saat Anda membangun web untuk klien. Dari sini akan terlihat tingkat profesionalitas Anda 😉

Nah, untuk tujuan itu, om Google membuat

Contact

Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Indonesia

+62821 135 22 0 21
Hubungi Kami

Connect

Subscribe

Join our email list to receive the latest updates.