Tips Agar Luka Jahitan Tetap Aman

Luka merupakan salah satu kerusakan yang terjadi pada bagian tubuh tertentu dan ditandai dengan adanya sobekan ataupun sejenisnya. Banyak sekali hal yang dapat menimbulkan luka pada tangan, kaki, wajah dan anggota tubuh lainnya. Kecelakaan menjadi salah satu hal yang sering mengakibatkan masalah tersebut. Akhirnya karena luka yang terlalu besar serta lebar membuatnya harus ditutup dengan cara jahit. Penjahitan merupakan cara yang paling mudah untuk menjaga luka agar tetap baik.

merawat luka jahitan

Tidak semua jenis luka ditutup dengan cara dijahit, hanya ada beberapa kasus saja seperti luka bekas operasi yang lebar dan dalam. Agar luka tersebut tetap aman dan tidak mengalami masalah lainnya, Anda bisa melakukan perawatan sendiri dengan baik dirumah. Ini tentu saja dari beberapa cara seperti:

  1. Hindari penggantian perban pada luka selama 24 jam pertama, setelah masuk hari kedua baru bisa Anda membersihkan luka dan mengganti dengan yang baru perbannya.
  2. Untuk mengurangi infeksi yang terjadi pada luka, ada baiknya selalu bersihkan luka dua kali dalam sehari. Pastikan jika produk atau media yang digunakan dalam perawatan tersebut lembut dan tidak membahayakan untuk luka.
  3. Oleskan obat luka operasi seperti antibiotik ataupun yang lainnya sesuai dengan anjuran dokter.
  4. Usahakan agar luka tetap bersih dan kering, hindari merendam luka dengan air saat mandi ataupun berenang.
  5. Ada beberapa kasus yang membuat luka bekas dari jahitan atau operasi harus selalu ditutup untuk menghindari adanya gesekan ataupun melindungi dari paparan kotoran yang dapat menyebabkan infeksi.

Ketika masih berada dirumah sakit, pasien yang selesai melakukan operasi tetap akan mendapatkan perawatan yang baik untuk menangani lukanya. Tetapi hal itu tidak terjadi saat sudah pulang kerumah, inilah salah satu alasan penting kenapa Anda harus paham mengenai cara mengatasi luka yang terjadi pada bagian tubuh akibat bekas operasi dan lainnya. Jika masih kurang paham, ada baiknya Anda tetap melakukan konsultasi dengan dokter yang telah ahli menangani. Sekian, semoga dapat menjadi tambahan referensi untuk Anda.