Tips Melunasi Hutang Perusahaan Lebih Cepat

Bayar Hutang

Hutang menjadi salah satu pilihan untuk Anda yang ingin mengembangkan bisnis namun masih terganjal masalah modal. Meski begitu, sebelum memutuskan untuk mengambil pinjaman, Anda perlu memikirkan apa saja risiko yang akan dihadapi ke depannya. Jika dengan mengambil pinjaman sebuah usaha berpeluang menjadi lebih lancar dan mendapatkan laba lebih tinggi maka berhutang bisa menjadi pertimbangan.

Sebuah usaha yang mengambil banyak hutang dan tidak memperhitungkan kemampuan membayar tentu berisiko besar mengalami kebangkrutan. Namun, jika sudah terlanjur mengambil pilihan ini, ada beberapa tips yang bisa diterapkan agar bisa terhindar dari tagihan yang menumpuk atau bahkan kepailitan. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan berikut ini.

Buat Rencana Pelunasan

Tips pertama yang harus dilakukan agar bisa melunasi hutang lebih cepat yaitu dengan membuat rencana pelunasan. Hitung ulang semua pinjaman yang harus dibayar dan rincian nama pemberi pinjaman serta tanggal jatuh temponya.

Setelah itu, buat rencana pelunasan mulai dari yang paling dekat tanggal jatuh temponya. Jangan lupa untuk mempertimbangkan lembaga seperti bank yang menerapkan denda jika terlambat membayar. Buatlah daftar dengan skala prioritas dari informasi tersebut sehingga bisa terlihat kejelasan mana yang harus didahulukan.

Perhitungkan Pendapatan

Hal yang paling penting dalam mempertimbangkan hutang yaitu melihat dari pendapatan yang diterima. Dalam hal ini, Anda perlu memperhitungkan kas bisnis dengan kemampuan membayar pinjaman. Jika terlihat pendapatan usaha cenderung menurun jangan pilih angsuran yang tinggi dan tunda memberikan fasilitas kasbon kepada karyawan.

Nah, jika ada sisa pendapatan dari penjualan maka bisa digunakan untuk membayar tagihan paling lancar atau paling dekat jatuh temponya. Dengan begitu, tagihan bisa terselesaikan dengan cepat atau lebih awal dari tanggal jatuh temponya.

Terapkan Autodebet

Autodebet merupakan salah satu fasilitas otomatis pelunasan hutang yang disediakan oleh pihak bank agar bisa dimanfaatkan untuk mempercepat proses pelunasan pinjaman. Asal simpanan cukup, bank akan melakukan autodebit sehingga dengan cara ini pembayaran pinjaman menjadi lebih mudah dan cepat. Adanya layanan Autodebet ini juga mengurangi risiko lupa bayar yang dapat menyebabkan Anda terkena denda dari bank.

Jual Aset Untuk Melunasi Hutang

Jika perhitungan pinjaman menunjukkan banyaknya tagihan yang sudah jatuh tempo sedangkan pemasukan tidak mampu mem-backup-nya maka jalan satu-satunya yaitu menjual aset perusahaan. Menjual aset untuk melunasi hutang memang menjadi pilihan terakhir agar bisnis yang Anda jalankan tidak mengalami kepailitan. Nah, Anda bisa menjual aset yang sekiranya tidak memberikan manfaat terhadap kegiatan operasional usaha.

Hutang yang diperhitungkan dengan baik oleh perusahaan akan memberikan banyak keuntungan salah satunya bisnis menjadi lebih berkembang. Jika bisnis menerima banyak keuntungan tentu Anda tidak perlu lagi khawatir saat memberikan kasbon untuk para karyawan. Bagi UMKM atau usaha start up yang baru saja berjalan tak perlu bingung mencari akuntan khusus untuk menghitung rincian pinjaman. Karena dengan menggunakan aplikasi BukuKas, aktivitas keuangan perusahaan menjadi lebih mudah dan akurat. Aplikasi BukuKas juga menyediakan beragam fitur yang bisa disesuaikan dengan bisnis Anda. Jadi, tunggu apalagi? Segera gunakan aplikasi BukuKas sekarang juga!