Cara Cepat Mematikan SEMUA Plugin WordPress

Cara Cepat Mematikan SEMUA Plugin WordPress? Mengapa SEMUA plugin wordpress harus dimatikan (deactivate) semua? merepotkan saja, mungkin itu yang ada di benak Anda saat membaca judul tulisan ini 🙂 Don’t judge the book by the cover (beginikah grammar-nya? 😀 ). Ada beberapa kasus yang mengharuskan Anda -pengguna self hosted wordpress– untuk mematikan SEMUA Plugin WordPress (WP) Anda. salah satunya adalah saat Anda ingin mengupgrade software WP Anda ke versi yang lebih baru atau bahkan downgrade ke versi yang lebih rendah. Atau, saat WordPress Anda mengalami crash atau error saat menginstallasi beberapa plugin sekaligus. Atau bisa jadi akibat fungsi yang bentrok antar plugin maupun antara plugin dengan engine WordPress itu sendiri.

Mungkin bagi Anda yang mengaktifkan3 atau 4 plugin saja tidak masalah, tapi bagaimana jika ingin mengnonaktifkan 20 plugins sekaligus? Memang bisa saja memberikan tanda conteng ke semua plugins sekaligus melalui dashboard. Namun, hal ini menjadi rumit dan mumet ketika Anda bertemu dengan blank screen akibat proses upgrade yang tidak kompatibel dengan versi WordPress baru Anda. Bagaimana cara Anda mematikan plugin sedangkan dashboard Anda kosong sama sekali? Apa yang Anda klik/conteng jika tombolnya tidak ada? =))

Ok, tanpa cas-cis-cus lagi, berikut cara cepat dan sederhana untuk mematikan/meng-deactivate SEMUA plugin WordPress Anda:

1. Masuk ke CPANEL, kemudian masuk ke File Manager.

2. Buka direktori tempat Anda menginstall WordPress. Jika Anda menginstall WordPress di home, Anda tinggal buka public_html.

3. Buka folder wp-content.

4. Sudah terbuka? Jika benar, Anda akan melihat folder plugins (atau mu-plugins bagi pengguna WordPress MU; Multi User). Apakah ada folder yang Saya maksud?

5. Rename folder plugins menjadi apa saja sesuai kehendak Anda. Bisa plug atau inplug. Terserah Anda.

6. Login ke dashboard (ke halaman plugins) WordPress Anda (situsanda.tld/wp-admin/plugins.php)

7. Anda akan melihat deretan list plugins yang telah di non-aktifkan (deactivated)

Setelah semua plugin sudah dimatikan, Anda bisa melanjutkan pekerjaan Anda sebelumnya (misalnya mengupgrade WordPress Anda). Setelah proses upgrade selesai, silakan rename kembali folder pada no.5 di atas ke semula (menjadi folder plugins kembali).

Cara tersebut akan mematikan SEMUA Plugin WordPress Anda dengan cepat. Mengapa? Karena database berasumsi bahwa folder plugins tidak ada (not exist). Nah, bagaimana? Gampangkan?

Cara ini pernah Saya lakukan sesaat setelah mengupgrade WordPress menjadi versi 2.9.2. Sebelumnya, Saya lupa mematikan plugins; dan ternyata, kekhawatiran Saya terjadi. Ada beberapa plugins yang tidak sesuai dengan versi wordpress terbaru, akibatnya dashboard wordpress Saya kosong sama sekali; bersih; blank. Sempat binggung juga, namun, dengan sedikit ketenangan, maka akhirnya solusi bisa terlihat, yakni dengan me-rename folder tempat plugins tersimpan 🙂

Ok.. Mudah-mudahan artikel ini membantu kawan-kawan yang memerlukan.. Salah khilaf mohon maaf.. Jika ada yang ingin menambahkan, silakan, form komentar selalu terbuka untuk Anda. Dofollow lagi 😀

Jimmy Ahyari
Jimmy Ahyari
Seorang Apoteker yang menyukai dunia internet dan SEO. Mulai ngeblog sejak 2008. -Berbagi Tidak Pernah Rugi-

Tulisan ini dipublish pertama kali pada: 

spot_img
Mau Punya Blog Tanpa Ribet?

Gunakan jasa kami! Akan kami buatkan blog yang SEO Friendly, cepat dan diajarin sampai bisa posting sendiri!

Baca yang lain?

Fase Kedua Google September 2026 Spam Update Diluncurkan, Lalu Lintas Situs Mulai Bergejolak

Ahyari.Net - Google telah mengumumkan peluncuran Google September 2026 Spam Update sejak 24 September lalu. Gelombang pertama dampak pembaruan ini sempat dirasakan oleh pengelola situs pada 25 hingga 27 September. Setelah sempat mereda, gejolak trafik kembali meningkat tajam pada...

Publisher Pemula Harus Cermat Memilih Kerja Sama Backlink dan Platform Agensi

Ahyari.NET - Menjalankan sebuah media digital atau blog independen adalah perjalanan yang penuh dinamika. Pada tahap awal, ketika traffic mulai tumbuh dan metrik situs merangkak naik, ada satu momen yang biasanya membuat seorang pemilik media (publisher) merasa bangga: datangnya...

Waspadai Dampak Halaman Hasil Pencarian Internal Terhadap Performa SEO Website Anda

Ahyari.Net - Bagi banyak pemilik website, fitur pencarian internal dianggap sebagai alat bantu yang memudahkan pengunjung menemukan konten. Namun, di balik kemudahannya, fitur ini sering kali menjadi pintu masuk bagi masalah teknis yang serius. Tim Google Search Relations menyoroti...