Google Rilis Update tentang Link Spam Desember 2022 untuk Google Search

Rabu, 14 Desember 2022, Google membarui SpamBrain untuk "memberantas" tautan atau link tidak wajar pada hasil pencarian/penelusuran.

Ahyari.Net – Google memiliki banyak algoritma berbeda and metode untuk memberikan peringkat di pencarian ataupun yang berfungsi untuk mendeteksi spam/low quality website, dan Google memberikan nama-nama terhadapnya, seperti Google Penguin, Google Panda, Rank Brain dan juga SpamBrain. Dalam rilis terbarunya, Google mengatakan bahwa mereka melakukan update terkait link/tautan spam di Google Penelusuran (Google Search). Seperti biasa, ranah twitter menjadi ramai.

Sebelumnya, saya rada kagok menulis "tautan", jadi selanjutnya saya akan menulis "link" saja karena blogger ini sudah terbiasa menyebut "link" dibanding "tautan" :P

Memerangi Link Spam dengan SpamBrain

SpamBrain diluncurkan pada tahun 2018 dan Google terus meningkatkan kinerjanya. Pada tahun 2021, SpamBrain mengidentifikasi hampir 6X lebih banyak situs spam dibandingkan tahun 2020. Hal ini mengakibatkan penurunan besar dalam hacked spam (70%), yang merupakan jenis spam yang paling umum didapati pada tahun 2020, dan gibberish spam (75%).

Apa itu Gibberish Spam?
Gibberish spam adalah jenis spam yang terdiri dari teks yang tidak memiliki makna atau tidak dapat dibaca dengan baik. Gibberish spam biasanya dikirimkan melalui email atau pesan teks yang menggunakan kata-kata acak atau kalimat yang tidak memiliki arti yang jelas. Pada blog, terkadang kita menemukan komentar yang tidak jelas namun berisi link yang aneh-aneh. Tujuan dari gibberish spam biasanya adalah untuk mengelabui filter spam atau menghindari deteksi oleh teknologi pencegahan spam. Gibberish spam juga dapat digunakan oleh penipu untuk mengirimkan tautan spam ke orang lain.

SpamBrain milik Google ini merupakan sebuah sistem pencegahan spam berbasis AI (kecerdasan buatan). Selain digunakan untuk mendeteksi spam secara langsung, saat ini SpamBrain juga bisa:

  • mendeteksi situs yang membeli link
  • mendeteksi situs yang digunakan untuk menjual link

Seberapa akurat AI-nya Google SpamBrain ini mendeteksi? Hanya Google yang tahu; setidaknya sampai dampaknya mulai terlihat baru bisa menilai.

Did you know that Google can detect SEO spammers and low-quality websites with shocking accuracy?
– SpamBrain

Apa Dampaknya Bagi Situs atau Blog Kita?

Rilis Google 14 Desember 2022 lalu mereka namakan dengan “December 2022 Link Spam Update” akan berjalan sepenuhnya di seluruh negara (artinya semua bahasa, tidak bahasa Inggris saja) dalam 2 minggu sejak diluncurkannya. Apakah tahun baru 2023 sudah mulai terasa dampaknya bagi situs atau blog yang “ketahuan” jual-beli link?

Google mengatakan posisi peringkat di mesin pencari (SERP) bisa saja berubah karena link spam “dinetralkan”. Dinetralkan di sini maksudnya, sebelum adanya update kali ini, link spam tersebut masih memberikan “power” kepada situs yang diberikan backlink, sehingga, jika dinetralkan, maka link tersebut tidak terhitung sebagai backlink yang memiliki “power” lagi untuk mendongkrak peringkat di SERP. Jadi, dinetralkan artinya link yang dianggap spam, tidak akan terhitung sebagai backlink oleh Google.

Google selalu menekankan bahwa, backlink yang diperoleh, terutama yang digunakan untuk memanipuasi peringkat di halaman pencarian adalah tergolong link spam. Jadi, membeli backlink, dengan cara apapun pada dasarnya dianggap “memanipulasi” sistem peringkat Google. Google menginginkan link atau backlink itu hadir secara alami (misalnya karena kontennya memang relevan dan isinya sesuai).

Jika sebelumnya Google hanya mengandalkan algoritma dan tindakan manual (Manual Action) untuk memerangi link spam ini, sekarang Google sudah meng-update SpamBrain-nya. Tentu ini adalah sebuah skala besar. Saat ini memang belum begitu terlihat dampaknya. Dugaan saya, Januari-Februari 2023 harusnya sudah mulai terlihat dampaknya (jika memang update SpamBrain Google kali ini se-menyeram-kan itu).

Google bahkan mengajak siapapun yang menemukan situs yang terlibat dalam pembuatan link anorganik (tidak organik/tidak wajar), Google minta untuk melaporkannya ke Report Spam. Google juga mengatakan jika ada feedback atau saran terkait update kali ini, bisa menuliskannya di Help Community-nya di goo.gle/sc-forum.

Bagaimana pendapat Anda? Apakah blog dengan content placement akan terkena dampaknya? Atau ada pendapat berbeda? yuk diskusikan di kolom komentar 😉

Jimmy Ahyari
Jimmy Ahyari
Seorang Apoteker yang menyukai dunia internet dan SEO. Mulai ngeblog sejak 2008. -Berbagi Tidak Pernah Rugi-

Tulisan ini dipublish pertama kali pada: 

spot_img
Mau Punya Blog Tanpa Ribet?

Gunakan jasa kami! Akan kami buatkan blog yang SEO Friendly, cepat dan diajarin sampai bisa posting sendiri!

Baca yang lain?

Fase Kedua Google September 2026 Spam Update Diluncurkan, Lalu Lintas Situs Mulai Bergejolak

Ahyari.Net - Google telah mengumumkan peluncuran Google September 2026 Spam Update sejak 24 September lalu. Gelombang pertama dampak pembaruan ini sempat dirasakan oleh pengelola situs pada 25 hingga 27 September. Setelah sempat mereda, gejolak trafik kembali meningkat tajam pada...

Publisher Pemula Harus Cermat Memilih Kerja Sama Backlink dan Platform Agensi

Ahyari.NET - Menjalankan sebuah media digital atau blog independen adalah perjalanan yang penuh dinamika. Pada tahap awal, ketika traffic mulai tumbuh dan metrik situs merangkak naik, ada satu momen yang biasanya membuat seorang pemilik media (publisher) merasa bangga: datangnya...

Waspadai Dampak Halaman Hasil Pencarian Internal Terhadap Performa SEO Website Anda

Ahyari.Net - Bagi banyak pemilik website, fitur pencarian internal dianggap sebagai alat bantu yang memudahkan pengunjung menemukan konten. Namun, di balik kemudahannya, fitur ini sering kali menjadi pintu masuk bagi masalah teknis yang serius. Tim Google Search Relations menyoroti...