4 Data Metrik yang digunakan untuk Menganalisa SEO Situs Anda

Ahyari.Net – Pembacaan dan pengukuran data SANGAT PENTING bagi keberhasilan SEO suatu situs atau blog. Tanpa data metrik yang tepat, pemilik web tidak akan pernah mengerti bagaimana kinerja situs/blog bisnisnya. JIka tidak bisa menganalisa, bagaimana kita ingin memperbaiki sisi SEO-nya? Seiring majunya teknologi, data yang kita pantau serta analisanya juga semakin menantang (jika tidak ingin dibilang rumit 😛 ). Selanjutnya, dari data metrik yang ada, bagaimana kita memilah informasi mana yang mungkin berguna untuk meroketkan SEO blog kita? Karena setiap web atau situs atau blog berbeda karakteristiknya, tentu akan berbeda pula data yang digunakan sebagai tracking untuk membenahi SEO suatu blog.

Para master SEO umumnya melacak BANYAK poin dari data metrik yang ada. Misalnya peringkat (rankings), tautan (links), referrals dan lain-lain. Semuanya bertujuan untuk menganalisa seberapa baik situs kita berjalan. Jika data-data ini dipergunakan dengan baik, kita akan lebih mudah menentukan langkah apa selanjutnya yang akan dikerjakan. Jika situs bisnis online kita tidak menggunakan jasa SEO di Indonesia, tidak perlu risau. Dengan “sedikit” ilmu dan analis mendalam, InsyaAllah kita juga bisa.

analisa data metrik blog

Meski setiap web/situs/blog memiliki keunikan masing-masing, ada beberapa data metrik yang secara umum bisa digunakan untuk membantu nilai SEO kita menjadi lebih baik. Berikut ini adalah 4 data metrik yang bisa digunakan untuk menganalisa situs kita:

  1. Data Referring Visits (Dari mana pengunjung datang ke web blog kita?)
    Data ini menunjukan bagaimana pengunjung “menemukan” situs kita. Jika bisa, setiap bulan selalu melihat perkembangan data ini. Data ini mencakup:
    a. Direct Traffic atau kunjungan langsung. Data ini menyebutkan bahwa situs kita dikunjungi melalui bookmark para pengunjung di browsernya atau pengunjung mengetikkan langsung alamat/domain blog kita.

    b. Search Traffic atau kunjungan melalui mesin pencari. Ini data paling penting untuk melihat kesuksesan SEO suatu web/blog. Namanya saja SEO (Search Engine Optimization), sudah barang tentu terkait dengan mesin pencari (Search Engine). Seharusnya, jika SEO yang kita terapkan benar, data ini akan lebih besar porsinya dalam menyumbang angka kunjungan ke blog kita.

    c. Refferral Traffic atau kunjungan melalui situs lain. Ada yang menjadikan blog kita sebagai sumber referensi kemudian mencantumkan link blog kita. Link tersebut diklik oleh pengunjung sehingga sampai ke blog kita. Bisa juga berasal dari link blog kita yang dishare ke sosial media (Facebook, Twitter, Pinterest dll). Penggunaan lebih lanjut, kita bisa membuat “campaign” agar kita tahu dari mana seseorang datang (FB Ads? Adwords? Blogroll? dll).Memiliki informasi di atas sangat vital sifatnya karena persentase dan jumlah dari setiap sumber  kunjungan akan membantu dalam mengidentifikasi kelemahan dan memberikan dasar untuk perbandingan dari waktu ke waktu. Bahkan, penggunaan data ini bisa membuat kita untuk “melacak” upaya apa yang selanjutnya dikerjakan agar SEO bisa meningkat.

  2. Data Search Engine Referrals (Dari mesin pencari apa pengunjung datang?)
    Secara umum, search engine terbesar yang ada adalah Google, Bing dan Yahoo (meski Yahoo sendiri menggunakan mesin Bing, namun kebanyakan orang awam menyebutnya Yahoo). Mengetahui seberapa banyak search traffic dari search engine referrals ini juga penting. Beberapa alasannya adalah:
    a. Hal ini memungkinkan kita untuk membandingkan volume kontribusi dari setiap mesin pencari dalam korelasinya dengan pangsa pasar (misalnya di Indonesia, paling umum digunakan Google).

    b. Ini adalah informasi fundamental untuk mendiagnosis masalah jika ada penurunan berarti di data yang kita lihat. Misalnya jika semua mesin pencari menunjukan penurunan yang signifikan, bisa jadi situs atau blog kita mengalami masalah dalam aksesibilitas (setting robots.txt, server down, malware dll). Jika misalnya hanya Google saja yang mengalami penurunan drastis, bisa jadi web kita terkena penalti atau mungkin deindex. Sehingga kita wajib mempelajari update terkini algoritma Google (Panda dan Penguin) untuk melihat sejauh mana pelanggaran itu terjadi.

    c. Tindakan tertentu dalam upaya memperbaiki SEO akan memiliki dampak yang lebih besar daripada yang lain. Di Google, mendapatkan link dengan anchor text yang relevan dari berbagai domain cenderung lebih berpengaruh dari pada mesin lainnya. Mengidentifikasi teknik tertentu yang bekerja terbaik pada mesin pencari tertentu akan membantu kita dalam mencapai SEO yang baik.

  3. Data Referrals by Terms and Pharases (Dengan kata kunci apa pengunjung datang ke blog kita?)
    Keywords atau kata kunci selalu menjadi faktor penting dalam dunia SEO. Ini sangat critical dalam melacak dan mengukur kinerja, volume traffic dalam pencarian dan menganalisis tren baru dalam suatu kata kunci yang datang.

    Selama 10 tahun terakhir ini, search traffic di seluruh dunia telah meningkat secara konsisten (seiring banyaknya media yang menghubungkan/tersambung ke internet), sehingga sangat “mudah” menganalisa jika terjadi penurunan pada kata-kata kunci yang bersifat “musiman” (seasonal). Strategi dalam memilih kata kunci sebaiknya yang bersifat luas dan dinamis. Saya lebih suka menyebutnya sebagai “kata kunci abadi”. Mengetahui persis bagaimana pengunjung mengetikkan kata kunci sehingga tiba di blog kita tentu akan memperbaiki nilai SEO itu sendiri. Banyak yang tidak memperhatikan kata kunci, awalnya menganalisa kata kunci kemudian ditinggalkan setelah web/situs/blog berjalan. Padahal, kita harus selalu mengupdate kata kunci dari suatu situs agar sesuai dengan minat pencarian pengunjung.

  4. Data Conversion Rates by Search Query (Mana kata kunci yang memiliki tingkat konversi/menghasilkan paling baik?)
    Tidak bisa dipungkiri, bagi pebisnis online konversi merupakan TUJUAN AKHIR dari setiap upaya yang dilakukan dari “permainan” SEO. Data metrik yang mumpuni akan mampu memperlihatkan seberapa banyak konversi yang terjadi. Ini akan memungkinkan kita untuk memfokuskan upaya kita pada pengoptimalan halaman (landing page) yang ada sehingga bisa memaksimalkan potensi terjadinya konversi.

    Elemen ini menjadi SENJATA untuk membangun kata kunci yang secara konsisten mengirimkan pengunjung ke situs kita dan melakukan action sehingga terjadi konversi. Data ini juga yang akan membuat kita memfokuskan pada kata-kata kunci tertentu yang terbukti mengkonversi agar peringkatnya (rankings) tetap bagus.

Data metrik di atas adalah kunci untuk memahami seberapa besar efek SEO yang telah kita kerjakan (optimasi). Jika kita tidak membaca dan menganalisa informasi metrik ini, tidak tidak akan memiliki cara untuk mengetahui mana yang works dan mana yang tidak. Setidaknya, buatlah jadwal setiap minggu atau bulan untuk mempelajari data metrik blog kita agar optimasi SEO yang diterapkan bisa terlihat hasilnya; berhasil, stagnan atau galal?

Bagaimana dengan Anda? Apa data metrik yang Anda gunakan untuk mengukur sejauh mana optimasi SEO Anda berkerja? Yuk berbagi di kolom komentar 🙂

7 komentar pada “4 Data Metrik yang digunakan untuk Menganalisa SEO Situs Anda


  1. Saya sudah menggunakan Referral melalui sosial media gan. Baik itu Facebook, Instagram, maupun G+. Lalu juga pakai pengindexan google sama bing. Walaupun baru google yang keluar datanya.

    Mulai hari ini juga mencoba facebook ads. Tapi sejauh ini belum kelihatan hasilnya.

    Sederhananya sih, bagi ane yang newbie ini. Untuk perkara meningkatkan “nilai” SEO kita ada lingkaran aktifitas seperti ini yang harus diperhatikan => Coba => ukur => evaluasi => Perbaiki =>coba lagi

    CMIIW ya…
    Yuk, lihat tulisan Hendra Madjid di Tingkatkan Omzet dengan Instagram AdsMy Profile

    Reply

Post Comment

CommentLuv badge