Jumlah Backlink Masih Berperan

Dalam beberapa tulisan terdahulu, banyak sekali komentar yang menanyakan:

Bagaimana cara meningkatkan PageRank (PR) di blog kita?

Apakah Backlink masih berpengaruh dalam menentukan posisi SERP?

Berapa banyak sih jumlah backlink yang diperlukan untuk meningkatkan PR?

dan masih banyak yang lainnya… :study:

Dalam postingan kali ini, dan ini hanya asumsi berdasarkan data dan pengalaman di lapangan, bahwa Jumlah Backlink Masih Berperan dalam menentukan PR dan SERP. Buktinya? πŸ˜•

Untuk itu, sengaja saya menampilkan screenshot dari halaman pribadi data “Links to Your Site” saya di Google Webmaster Tools. Buka rahasia? Bukan, hanya ingin sharing, siapa tahu Anda-Anda yang kebetulan membaca memiliki data berbeda dan hasil berbeda, tentu akan memperkaya khasanah per-backlink-an kita πŸ˜†

Cara Meningkatkan PageRank dan Jumlah Backlink?

Untuk pertanyaan Cara Meningkatkan PageRank dan Berapa Banyak Jumlah Backlink yang diperlukan untuk mendapatkan PR, silakan mengamati dari data blog butut dan blog dummy saya:

Perbandingan Jumlah Backlink

Nah, bagaimana pendapat Anda setelah melihat perbandingan jumlah backlink dengan PR yang diperoleh? Berbeda jauh? Hal ini membuktikan kalau Jumlah Backlink Masih Berperan dalam menentukan PageRank (meski Google sendiri -katanya- tidak mementingkan PageRank).

Meski begitu, di beberapa domain milik saya yang lain, ada yang hanya memiliki ratusan backlink, (tidak sampai puluhan ribu apa lagi ratusan ribu), namun bisa mencapai PR 3. Nah, kalau yang begini, bagaimana penjelasannya? Untuk diketahui, domain tersebut berumur 10 tahun lebih. Saya pun membelinya bukan fresh, melainkan membeli dari orang lain (yang mungkin dulunya pernah dibangun dan menerapkan link building yang bagus). Dari sini saya -kalau boleh- menyimpulkan bahwa, selain jumlah backlink, umur dan kualitas domain yang memberikan backlink turut mengambil peran dalam PageRank.

Sehingga, meski backlink sedikit namun domain yang memberikan backlink memiliki “reputasi” yang bagus serta relevan di mata Google, bukan tidak mungkin PageRank yang dimiliki oleh si penerima backlink juga akan semakin baik. Namun, tetap saja jumlah ikut berperan.

Apakah Backlink masih berpengaruh dalam menentukan posisi SERP?

Meski Google mengatakan bahwa Content is King, tetap saja Backlink juga turut serta mengangkat posisi web/blog kita di mesin pencari (terutama Google). Sebagai bukti, kemarin saya mencoba mempelajari *halah* pengaruh backlink terhadap hasil SERP di kontes SEO Seribu Pernak Pernik Ponsel Android.

Secara kebetulan -sewaktu penjurian- blog butut ini berhasil meraih posisi ke-2 dalam kontes SEO tersebut (meski 2 hari sebelumnya sempat bertengger di posisi puncak klasemen). Setelah pengumuman resmi dari pihak penyelenggara, kemudian dengan perlahan dan hati-hati, saya mulai “mencopot” satu per satu backlink hingga tidak ada satu pun tersisa di dummy blog saya. Apa yang terjadi setelahnya? Setelah saya melucuti backlink tersebut, secara perlahan posisi blog butut ini menurun hingga ke no.7 (sekarang, sewaktu menulis ini, saya mencek di posisi 5).

Dari hasil pengamatan singkat dan sederhana tersebut, saya yakin betul bahwa backlink masih berpengaruh terhadap SEO. Hanya saja, jangan terlalu L3B4Y. L3B4Y di sini berarti terlalu berlebihan dalam berburu backlink. Saya sendiri hanya menggunakan beberapa dummy blog dan forum profile serta beberapa bookmark. Dan TIDAK semuanya dofollow; beberapa diantaranya adalah Nofollow.

Hal ini penting. JANGAN pernah menanam backlink yang kesemua backlinknya menganut paham dofollow. Bukan posisi tertinggi yang Anda raih, melainkan padang pasir mbah Google alias Google Sanbox. Ini yang menyebabkan artikel atau tulisan yang Anda buat -dan “disiram” secara berlebihan dengan backlink- menghilang dari SERP.

Jadi, kesimpulan dari 2 analisa sederhana dan dangkal di atas, saya berpendapat bahwa:

  1. Selain jumlah backlink, kualitas backlink juga harus diperhatikan.
  2. Backlink masih memegang peran penting dalam menentukan posisi SERP.
  3. Backlink JANGAN semuanya dofollow. Campur juga dengan yang Nofollow biar “terkesan” natural.

Google tidak bodoh. Nanti algoritma Google akan bergumam:

Ini artikel koq, baru ditulis, link udah ribuan, semuanya dofollow pula… Mencurigakan, nggak natural banget… Banned aja aaaah 8)

Nah lo! Jangan sampai itu terjadi kawan. Bijaksanalah dalam menanam backlink; Bijaksana dalam mencampur antara dofollow dan nofollow; dan Bijaksanalah dalam berkomentar. PageRank dan SERP hanya “hadiah” bagi mereka yang tekun, rajin dan sabar. SEO bukan sesuatu yang jadi dalam 1 malam. Bangunlah mental Anda; dan kesuksesan akan mengejar Anda. Amin.

Jika memiliki pendapat berbeda atau ada pengalaman yang terkait dengan fenomena backlink, kolom komentar selalu tersedia (dofollow loh πŸ˜› ). Salam sukses untuk Anda dan keluarga πŸ™‚

-Berbagi Tidak Pernah Rugi-

176 komentar pada “Jumlah Backlink Masih Berperan

  1. @hengki & @Leonheart
    Sekali lagi, yang saya tulis di atas hanyalah asumsi saya. Saya tidak mengetahui dengan pasti apa Google nganggap spam atau nge-banned. Yang saya tahu, google menginginkan cara yang se"natural" mungkin. Mungkin kalau jumlah backlinknya puluhan dan semuanya dofollow tidak akan terlalu mencurigakan. Tapi, bagaimana kalau jumlahnya sudah ribuan? puluhan ribu? ratusan ribu? jutaan? dan semuanya dofollow? apa tidak aneh? IMHO CMIIW

    @Miftah mboooh.. iya gerang? πŸ˜›

  2. Asumsi mas Jimmy Ahyari, menurut Saya benar. Untuk mendapatkan backlink harus link yg berkualitas dan visitor yg banyak. backlink yg akan kita tuju pr lebih tinggi dari pr kita. Mudah2 pr kita juga akan meningkat.

  3. makasih mas tip2snya…jadi saya semakin tercerahkan tentang fungsi backlink ini….pingin terus belajar sama agan niih ilmu blogingnya udah mantep betul niih..sukses selalu mas…

  4. Terima kasih telah berbagi mas,

    Mas mau tanya nih,,,gimana cara linat site link macam gambar diatas,,,,dari webmaster saya lihat tidak ada,,,tolong panduanya mas.

  5. Dari dulu sampai sekarang sepertinya belun dan tak akan dihilangkan oleh google sebagai apresiasi memberikan point ranking google kepada para penyedia web/blog yang aktif di dunia internet

  6. terima kasih atas informasinya…
    bermanfaat bgt buat yg masih cupu sprti sy…
    salam kenal pak…
    semoga blogger indonesia semakin maju…

  7. Ih begitu toh.. baiknya imbangi koment di do follow ama no follow ya. wah walaupun masih2 bingung setidaknya ane dapat ilmu tambahnn.. thanks sob πŸ˜€

  8. menarik, dan saya punya pengalaman sendiri soal backlink.

    Sub domain saya diberi PR3 padahal baru seumur jagung. Ngga pernah dibawa BW dan cuma beberapa link yang ditanam kedalam nofollow blog tanpa dummy.
    Ada yang tau kenapa si Mbah begitu baik hati?

  9. Ya Ampuun, saya masih bingung…maklum saya lagi belajar Mas. Tpi terimakasih atas penjelasannya, sedikit punya gambaran deh.

    1. Hal tsb tergantung dari sisi mana Anda melihat. Bagi penjual link, tentu PR lebih penting karena semakin tinggi PR, semakin banyak dollar yang diperoleh. Bagi pemain PPC, tentu traffic yang lebih penting. Dan bagi saya, kedua-duanya penting πŸ˜›

  10. Yang pernah membuat saya bingung adlah ada blog yang baru berumur 1 bulan lebih dikit, tapi udah dapet PR4. Saya pastikan blog itu berumur 1 bulan lewat whois. Dan saya cek PR nya emang 4 (langsung dari situs cek PR), apakh ini PR palsu ya?

    1. Dalam kasus Anda, sepertinya domain itu sudah lama (tentu sudah memiliki backlink). Ada beberapa faktor yang membuat umur di whois berubah diantaranya jika domain tersebut pernah DROP. Drop dalam artian tidak diperpanjang. Jika pernah drop, kemudian diperpanjang oleh pembeli baru, umurnya akan terhitung sejak domain tersebut diperpanjang (meskipun domain tersebut sebelum drop berumur 5 tahun). Tapi, pada akhirnya, PR tetap google yang menentukan. Tidak ada yang menjamin blog lama dapat PR tinggi; begitu pula sebaliknya bisa saja blog baru dapat PR.

  11. Wah2, semakin lama persaingan di google SERP semakin ketat. kalau dulu sih cuma tinggal perbanyak backlink, tapi sekarang harus menjaga kualitas konten. tapi, meskupun begitu ternyata backlink masih fungsi πŸ˜€

  12. mas, aq mau nanya..apa mungkin blog yang belum berumur 1 tahun langsung bisa dapet PR 3 atau PR 4? atau emang harus ngelewatin tahapan dari PR 1 trus 2 dulu baru dapet PR 3..tks atas jawabannya.

  13. Kalau untuk blog baru bagaimana, gan. apakah blog baru misalnya umur seminggu sudah boleh disiram banyak backlink? Soalnya banyak yg bilang harus didiamkan beberapa bulan. minimal sebulan agar diindeks secara natural. Tp ada jg yg berpendapat sebaliknya, blog baru harus sedini mungkin diajarkan mencari bl dan bertarung di serp?

    please reply.

  14. Pertanyaan saya kembalikan, memangnya kenapa jadi ingin buru2? Semua perlu proses. Contoh link saya di atas saya peroleh setelah 3 tahun ngeblog.

    Boleh atau nggak, tergantung kualitas backlink yang diberikan. Saya pribadi pernah mencobanya untuk kontes. Domain 1 bulan sudah memiliki 10ribu backlink. Aman-aman saja. Intinya tergantung dari kualitas backlink. Tetapi, harus diimbangi juga dengan konten.

    Yang tidak boleh -menurut ane loh ya?-, blog baru, konten SEDIKIT, backlink BANYAK. Ini aneh. Jauhi yang begini. CMIIW πŸ™‚

  15. Memang tak dapat dipungkiri bahwa jumlah backlink masih menjadi salah satu penentu PR blog/website kita, itulah sebabnya kita harus selalu melakukan teknik-teknik SEO on page maupun off page secara berkala

  16. betul sekali bos, beklink masih berpengaruh, karena itu bagian dari marketing. Intinya agar orang mengenal blog kita. namun gencarnya beklink juga harus diimbangi dengan isi konten

  17. Terminal Informasi · Edit

    wah… bner2 bermanfaat nih artikel. tp mas, teman saya yg ikut kontes trus menang katanya gk pake BL malah otak-atik kode CSS HTML nya saja katanya [gk tau bnr gk tau gk] saya juga heran koq bisa…

    mohon pencerahannya..

    keep blogging
    salam blogger jogja

  18. wew,selama ini saya terus cari blog yang dofollow hehe
    termasuk blog mas ini hehe
    thanks mas buat pencerahannya,backklink dofollow sm nofollow kudu seimbang yah
    thanks mas ahyari πŸ˜€

  19. Memang tak dapat dipungkiri bahwa jumlah backlink masih menjadi salah satu penentu PR blog/website kita, itulah sebabnya kita harus selalu melakukan teknik-teknik SEO on page maupun off page secara berkala

  20. Saya setuju sama kang ahyari bahwa backlink masih berpengaruh dan berperan dalam SEO, backlink bagaikan silaturahmi dlam kehidupan kita sehari hari.

  21. Saya baru dalam dunia blogging dan apalagi soal seo. So, postingannya sangat bermanfaat sekali dan untuk backlink saya akan berusaha mencari backlink yang sesuai dengan tips dari anda
    terima kasih banyak

  22. wah masih baru dalam dunia blogger jadi harus lebih banyak info ni.
    terima kasih bang atas artikelnya jadi nambah wawasan sedikit

  23. Namun dari sekian blogger seantero menurut saya belum terlalu memahami peran backlink itu sendiri, termasuk saya in contohnya..Mungkin banyak juga mereka hanya ikut-ikutan trend trik seo.

  24. Ini peryataan lugu barangkali, saya baru tahu kalau kita bisa lihat backlink di blog kita dari google webmaster tool setelah baca artikel ini. Maklum gan, saya tidak pernah utak-atik webmaster karena memang ga tau betul fungsinya.

    Terima kasih deh ulasannya, shg saya nyadar bisa liat backlink blog di webmaster tools hehehehe πŸ™‚

  25. Betul sekali….kita jgn terlalu memburu jumlh backlink apalagi dngn cara yang membabi buta…bisa puluhan atau ratusan setiap harinya…artikel ny bagus…

  26. Mau tanya, kalo social bookmarking masih ngaruh gak sih sama algoritma yg sekarang? soalnya kemaren submit beberapa artikel gak ada yg naik πŸ™

  27. artikel yang sangat bermanfaat khususnya saya, mas Ahyari,,tanks buanget pokoknya, cz saya lagi naikkan ratting buat toko online saya,,hehe,mampir ya mas,,

  28. Wah ternyata Link Building pengaruhnya gede banget ya Bro? Ane selama ini cuman fokus di On Page makanya kok naik turun,Thank's Gan tipsnya

  29. Kalo munrut saya sih, yang penting artikel dulu aja yang berkualitas, nanti juga backlink nyusul. Infonya bermanfaat banget sob saya setuju dengan pendapat anda,

    Google tidak bodoh. Nanti algoritma Google akan bergumam :

    “Ini artikel koq, baru ditulis, link udah ribuan, semuanya dofollow pula… Mencurigakan, nggak natural banget… Banned aja aaaah 8)”

  30. Kalo munrut saya sih, yang penting artikel dulu aja yang berkualitas, nanti juga backlink nyusul. Infonya bermanfaat banget sob saya setuju dengan pendapat anda,

    Google tidak bodoh. Nanti algoritma Google akan bergumam :
    "Ini artikel koq, baru ditulis, link udah ribuan, semuanya dofollow pula… Mencurigakan, nggak natural banget… Banned aja aaaah 8)"

    My recent post Puisi Untuk Sahabat Sejati

  31. Betul sekali mas, backlink masih berperan saya setuju banget itu, pernah saya bikin blog tnpa di isi backlink denan blog yang sengaja saya taroh ribuan backlink, hasilnya blog ribuan backlink yang menangwalau konten asal-asalan

  32. Dari ulasan juragan, saya melihat benang merahnya yaitu algoritma Google boleh berubah dan diperbarui dari waktu ke waktu, tapi kwalitas dan kwantitas backlink (natural) tetap merupakan faktor yang sangat menentukan posisi suatu website atau blog pada SERP google ya gan..

  33. Kalau menurut saya, selain jumlah backlink masih ada hal lain yang perlu diperhitungkan.. Sudah mas sebut bahwa umur domain berpengaruh untuk Page Rank.. Tapi perhatikan juga kualitas backlink yang anda dapat, semakin berkualitas maka semakin berpengaruh kepada page rank kita..

    Hanya opini loh πŸ™‚
    Yuk, lihat tulisan Megacara.com di Cara Membuat Website Sendiri GratisMy Profile

  34. kerens mas jimmy ,, saya sedikitnya sekarang sudah mulai paham tentang backlink yang sesungguhnya dan ternyata setelah saya coba dengan cara yang disebutkan oleh mas jimmy ternyata memang benar posisi artikel saya di mesin pencari google lebih cepat naik dan juga lebih stabil tidak cepat turun. Terima kasih mas jimmy infonya πŸ™‚
    Yuk, lihat tulisan Rio Satrio di Daftar Tiket Masuk Tempat Wisata di GarutMy Profile

Comments are closed.