Blogku adalah Ladang Uangku

Blogku adalah Ladang Uangku. Selain sebagai catatan perjalanan di dunia nyata, blogku ini juga merupakan sumber ladang uangku lho. Berawal dari ketertarikan seorang pembicara saat memaparkan curriculum vitae-nya dan melihat alamat homepage-nya yang beralamatkan blabla.wordpress.com; dimulailah rasa penasaran terhadap “apa itu wordpress.com?”

Akhirnya, lahirlah https://71mm0.wordpress.com/ sekitar dua setengah tahun yang lalu. Niat awalpun bukan berburu ladang uang, melainkan berbagi bahan kuliah *mengingat saat itu sangat sulit memperoleh bahan atau referensi kuliah farmasi.

Lambat laun, melihat jumlah pengunjung yang kian hari, kian bertambah, mulailah terpikir “apa untungnya sih pengunjung rame?” Cari sana-sini, googling, loncat dari forum satu ke forum lain, hanya untuk belajar yang namanya internet marketing (sampai sekarangpun masih tetap belajar).

Blogku adalah Ladang Uangku

Pertama kali memperoleh bayaran, berasal dari program paid review senilai $9 via PayPal. Ya ampun… Sampai sekarang, Saya masih ingat betul sensasi menerima uang “sebesar” itu. Beberapa bulan kemudian, setelah terkumpul beberapa puluh dolar, akhirnya Saya putuskan untuk membeli sebuah domain dot info, yakni https://blogkita.info/ sekaligus hosting-nya.

Alhamdulillah, dengan domain dan hosting baru tersebut, Saya mulai mengimplementasikan Google Adsense dan beberapa program PPC lain, seperti AdBrite, Bidvertiser, Linkworth hingga WidgetBuck. Terus terang saja, paid review merupakan cara TERBAIK untuk menjadikan Blogku adalah Ladang Uangku. Setidaknya, itu menurut Saya 😉

Apapun peluang-peluang bisnis di dunia online Saya lakukan. Namun, Saya selalu fokus terhadap salah satu saja. Sedang yang lain hanya selingan. Mungkin ini yang menyebabkan pembayaran adsense pertama saya hingga 6 bulan bergabung; karena menganggap adsense hanya sebagai “selingan”.

Beberapa waktu kemudian, akhirnya Saya mulai “beternak” domain. Domain A khusus PPC, Domain B khusus PTR, Domain C khusus Amazon, Domain D khusus bertanding SEO (seperti Used Stationary Bikes dan eiknujomorp) dll. Ternyata, dengan begini, hasil yang diperoleh lebih BESAR. Maka tidak salah jika Saya menyebut Blogku adalah Ladang Uangku 😉

Satu hal yang pasti. Saya tidak pernah ikut program-program berbau MLM (Multi Level Marketing) atau yang berbasis “dapat uang karena mengajak orang”. Bukan tidak percaya, hanya saja, Saya tidak begitu jago. Selain itu, tidak terlihat bentuk kerjanya. Kalau Saya pribadi, tidak ada istilah “duduk-duduk saja dapat uang”. Bull Sh*t! Semua perlu usaha dan kerja keras serta doa.

Untuk itu, Blogku adalah Ladang Uangku bisa diaplikasikan siapa saja, yang penting TEKUN dalam menjalaninya dan PANTANG MENYERAH.

Salam Sukses untuk Anda yang kebetulan membaca pengalaman ini 😉 Semoga bermanfaat 🙂

Jimmy Ahyari
Jimmy Ahyari
Seorang Apoteker yang menyukai dunia internet dan SEO. Mulai ngeblog sejak 2008. -Berbagi Tidak Pernah Rugi-

Tulisan ini dipublish pertama kali pada: 

spot_img
Mau Punya Blog Tanpa Ribet?

Gunakan jasa kami! Akan kami buatkan blog yang SEO Friendly, cepat dan diajarin sampai bisa posting sendiri!

Baca yang lain?

Fase Kedua Google September 2026 Spam Update Diluncurkan, Lalu Lintas Situs Mulai Bergejolak

Ahyari.Net - Google telah mengumumkan peluncuran Google September 2026 Spam Update sejak 24 September lalu. Gelombang pertama dampak pembaruan ini sempat dirasakan oleh pengelola situs pada 25 hingga 27 September. Setelah sempat mereda, gejolak trafik kembali meningkat tajam pada...

Publisher Pemula Harus Cermat Memilih Kerja Sama Backlink dan Platform Agensi

Ahyari.NET - Menjalankan sebuah media digital atau blog independen adalah perjalanan yang penuh dinamika. Pada tahap awal, ketika traffic mulai tumbuh dan metrik situs merangkak naik, ada satu momen yang biasanya membuat seorang pemilik media (publisher) merasa bangga: datangnya...

Waspadai Dampak Halaman Hasil Pencarian Internal Terhadap Performa SEO Website Anda

Ahyari.Net - Bagi banyak pemilik website, fitur pencarian internal dianggap sebagai alat bantu yang memudahkan pengunjung menemukan konten. Namun, di balik kemudahannya, fitur ini sering kali menjadi pintu masuk bagi masalah teknis yang serius. Tim Google Search Relations menyoroti...